Kompas.com - 17/08/2016, 21:30 WIB
Tim Basarnas pos Trenggalek melakukan penyisiran untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya tergenang banjir (17/08/2016) Slamet WidodoTim Basarnas pos Trenggalek melakukan penyisiran untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya tergenang banjir (17/08/2016)
|
EditorIcha Rastika

TRENGGALEK, KOMPAS.com - Dua kecamatan di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (17/08/2016) terendam banjir.

Sebanyak 10 desa di dua kecamatan itu terendam banjir setinggi 70 sentimeter hingga 1 meter lebih.

Desa yang yang diterjang banjir itu berada di dua kecamatan, yakni Kecamatan Gandusari dan Kecamatan Kampak.

(Baca juga: Kelelahan Berjalan 1.000 Km, Gajah Korban Banjir Akhirnya Mati)

Di Kecamatan Kampak, ada empat desa yang terendam, yakni Desa Bogoran, Desa Senden, Desa Sugihan, dan Desa Bendoagung.

Sementara itu, di Kecamatan Gandusar, banjir melanda Desa Gandusari, Desa Ngrayung, Sukorejo, Wonorejo, Widoro, dan Desa Karanganyar.

Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah ini selama lebih kurang lima jam. Sekitar pukul 04.00 WIB, air mulai menggenangi wilayah Kecamatan Gandusari.

Sementara itu, di Kecamatan Kampak, air mulai naik pada sekitar pukul 03.00 WIB.

Diduga, banjir ini desebabkan meluapnya sungai Tawing yang tidak mampu menampung debit air hingga akhirnya menggenangi permukiman.

Akibatnya, sejumlah rumah dan tempat usaha terendam banjir yang berarus deras disertai lumpur.

Selain itu, jalur utama antar kecamatan terputus total. Tidak sedikit kendaraan mogok di tengah jalan karena nekat menerjang banjir.

“Saya mau ke Munjungan tidak bisa lewat, juga tidak ada jalur alternatif. Meskipun ada, jarak sangat jauh dan kondisi jalan sulit," ujar Arman, sopir mobil bak terbuka.

(Baca juga: Banjir Rob Masih Genangi Jalan Pantura Semarang)

Tim gabungan yang terdiri dari anggota Basarnas Pos Trenggalek beserta Poliri dan TNI melakukan penyisiran lokasi yang terdampak Banjir.

“Sejak pagi hingga malam, kami terus berupaya melakukan penyisiran ke rumah warga yang tergenang banjir. Prioritas kami untuk evakuasi adalah anak-anak, ibu yang mempunyai balita, orang tua, serta orang yang sakit," kata Yoni dari Basarnas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.