Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/08/2016, 15:56 WIB
|
EditorCaroline Damanik

JAYAPURA, KOMPAS.com - Yoneta Vlorida Daserona (35) melapor ke polisi setelah dihajar oleh suaminya, Fredo Filex de Fretes, di bagian mata, Minggu (7/8/2016) sekitar pukul 13.00 WIT.

Berdasarkan data yang dihimpun dari bidang Humas Polres Kota Jayapura, peristiwa ini terjadi ketika Yoneta menangkap basah suaminya yang diduga sedang mengirim pesan via telepon seluler dengan wanita lain.

Ketika Yoneta menanyakan hal tersebut, Fredo pun kesal dan memarahi istrinya. Pertengkaran mulut pun terjadi antara keduanya. Fredo pun langsung satu kali pukulan ke mata bagian kiri korban. Mata korban mengalami memar akibat pemukulan tersebut.

Perwira Urusan Humas Polres Kota Inspektur Satu Jahja Rumra ketika ditemui di Jayapura mengatakan, aksi pemukulan terjadi di rumah korban di Jalan Yoka Pantai, Distrik Heram, Kota Jayapura.

“Korban telah melaporkan aksi kekerasan yang diduga dilakukan suaminya ke Polres Kota Jayapura pada Senin ini. Kasus ini langsung ditangani petugas di Unit Pelayanan Perempuan dan Anak,” kata Jahja.

Jahja pun menuturkan, pihaknya telah mengambil visum atas luka korban di bagian mata. Pengambilan visum berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura.

"Dari hasil pengambilan visum ini akan memperkuat bukti telah terjadi tindak kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan suami korban,” tutur Jahja.

Jahja pun mengakui pihaknya belum menahan suami korban pasca pelaporan ke Polres Kota Jayapura.

“Rencananya kami akan memanggil dia setelah hasil pemeriksaan korban dan barang bukti telah lengkap,” ujarnya.

Ia pun menambahkan, suami korban dijerat dengan Pasal 44 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004.

“Dalam peraturan ini menetapkan bahwa setiap orang yang melakukan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga dihukum lima tahun penjara,” tambah Jahja.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pemeriksaan LKPD 2022, Bupati Maluku Barat Daya Minta OPD Keuangan Fokus 3 Hal

Jelang Pemeriksaan LKPD 2022, Bupati Maluku Barat Daya Minta OPD Keuangan Fokus 3 Hal

Regional
Ilusi Hutan Tropika Basah Asli Kalimantan di IKN Nusantara

Ilusi Hutan Tropika Basah Asli Kalimantan di IKN Nusantara

Regional
Mendorong Pembangunan KA Tegineneng-Bakauheni

Mendorong Pembangunan KA Tegineneng-Bakauheni

Regional
Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Regional
Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Regional
Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Regional
Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.