Gunung Gamalama Erupsi, 15.000 Masker Gratis Dibagikan ke Warga

Kompas.com - 03/08/2016, 16:31 WIB
Petugas dari Dinas Kesehatan Kota Ternate saat membagikan masker gratis kepada warga di jalan-jalan, Rabu (3/8/2016) KOMPAS.com/YAMIN ABD HASANPetugas dari Dinas Kesehatan Kota Ternate saat membagikan masker gratis kepada warga di jalan-jalan, Rabu (3/8/2016)
|
EditorFarid Assifa

TERNATE, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Kesehatan Kota Ternate membagikan 15.000 masker gratis ke masyarakat.

Pembagian masker ini untuk melindungi diri dari efek semburan abu vulkanik Gunung Api Gamalama yang menutupi hampir sebagian besar Kota Ternate mulai Rabu (3/8/2016) pagi tadi.

Baca juga: Gamalama Semburkan Abu Vulkanik, Penumpang di Bandara Ternate Batal Berangkat

Pembagian masker dilakukan di beberapa titik jalan di Kota Ternate, terutama bagian Ternate Utara yang merupakan kecamatan terparah terkena dampak abu vulkanik. Di antaranya Kelurahan Salero, Akehuda, Dufa-dufa, Tabam, Sango serta Tubo.

“Jumlah masker yang sudah keluar hari ini 15.000 masker. Itu sudah termasuk dari Dinkes dan BPBD Maluku Utara sebanyak 5.000 lembar,” kata Kepala BPBD Kota Ternate Hasyim Yusuf.

Menurut Hasyim, stok masker masih ada sekitar 15.000 lembar dan diperkirakan masih dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Ternate.

“Pembagian masker akan kita lakukan sambil melihat perkembangan aktifitas gunung Gamalama hingga besok,” ujarnya.

Pembagian masker ini katanya untuk menjaga kesehatan dari bahaya abu vulkanik karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Regional
4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

Regional
Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Regional
Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Regional
Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Regional
9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

Regional
BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

Regional
Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Regional
Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Regional
Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Regional
Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Regional
Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Regional
Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Regional
Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Regional
Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X