Kompas.com - 29/07/2016, 07:48 WIB
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com – Menjadi dai atau penyiar agama ternyata tak menghalangi seorang untuk mempunyai prestasi belajar. Jadwal belajar sembari menjadi aktivis kampus dan berdakwah di masyarakat ternyata bisa dijalankan bersama.

Rutinitas itu dijalankan selama empat tahun hingga pada akhirnya mendapat prestasi tinggi.

Di Kota Semarang, Jawa Tengah, Fitri Kholila (22) merasakan hal itu. Ia didapuk sebagai lulusan terbaik di kampus Universitas Islam Negeri Walisongo, Semarang dengan indek prestasi kumulatif 3,93. Ia mengalahkan 985 wisudawan lain yang diwisuda hari itu.

Fitri tampak biasa dengan hal itu, sesekali bersyukur karena mampu mengerjakan tiga hal sekaligus dalam masa studinya empat tahun.

“Saya menjadi dai sejak SMA, sejak 2010. Di rumah sering diminta menjadi dai hingga sekarang,” kata gadis 22 tahun ini, Kamis (28/7/2016).

Seusai lulus SMA, ia melanjutkan pendidikannya menyebrang ke pulau Jawa. Di tempat baru ini, ia juga menjalani kebiasaan lamanya berdakwah. Di sela waktu senggang kuliah, ia mengiyakan permintaan dakwah di luar kota Semarang.

“Ada di beberapa kota, terakhir kemarin di Sukoharjo. Saya enggak masang tarif berapa, dikasih terima, kalau tidak ya tidak apa-apa. Tapi biasanya dikasih sebagai uang jajan,” ujar dia.

Semasa kuliah, ia menghabiskan waktunya belajar dan beraktivitas di kampus. Perkenalannya dengan berbagai pihak inilah yang menjadikan pergaulannya semakin luwes.

“Saya dapat IPK 4,0 di dua semester, semester lima dan semester enam,” imbuh dia.

Orangtua Fitri, Muthaminnah memang menyiapkan putrinya sejak kecil menjadi dai. Sejak sekolah di bangku dasar, ia mengajarkan teknik berpidato di depan umum, serta menyampaikan materi-materi agama.

“Saya yang ajarkan sejak kecil. Lalu diasah di pesantren,” imbuh dia.

Muthmainnah pun bersyukur bisa hadir di wisuda putrinya itu semenjak datang dari Musi Banyuasin, Ogan Ilir, Palembang Sumatera Selatan Selasa lalu.

Di tengah panas terik matahari, sang ibu bangga menyaksikan salah satu putrinya diwisuda.

Rektor UIN Semarang Muhibbin berharap agar para lulusan kampus bisa berpartisipasi aktif di masyarakat. Ia berharap bekal ilmu yang diberikan di kampus bisa diaktualisasikan.

“Jadi, jangan sampai kayak pohon tidak berbuah. Harus mulai sejak keluar ruangan ini,” ujar Muhibbin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Gubernur Khofifah Optimistis Gelaran SPE 2022 Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi di Jatim

Regional
Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Bupati Jekek Minta Generasi Muda Beri Warna Baru untuk Dunia Pertanian

Regional
Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2024 Meningkat, Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Hal Ini

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Cegah Penyebaran PMK, Bupati Wonogiri Perketat Pengawasan di Pasar Hewan

Regional
Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Patuh Sampaikan LHKPN, Gubernur Riau Syamsuar Dapat Apresiasi dari KPK

Regional
Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Mulai Juli 2022, Pemkab Wonogiri Cover Iuran BPJS Ketenagakerjaan Seluruh Perangkat RT dan RW

Regional
Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Lestarikan Lingkungan, Pemprov Papua Tanam 1.000 Pohon Sagu di Jayapura

Regional
Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Melalui DD Farm, Dompet Dhuafa Sediakan Pakan Ternak untuk Warga Gunungkidul

Regional
Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Sediakan Hewan Kurban di Sulteng, Dompet Dhuafa Berdayakan Peternak Lokal

Regional
Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Peringati HUT Ke-104 Madiun, Walkot Maidi Paparkan Target dan Capaiannya

Regional
Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Gubernur Syamsuar Dukung Pebalap Asal Riau di Kejuaraan Dunia

Regional
Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Jatim Distribusikan 1.000 Vaksin PMK Hewan Ternak, Khofifah Pantau Penyuntikannya di Sidoarjo

Regional
Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Gubernur Riau Minta Tenaga Honorer Diprioritaskan Jadi CPNS dan PPPK

Regional
Pelantikan Menteri Baru, Gubernur Syamsuar: Alhamdulillah Putra Riau Terpilih Jadi Wamen ATR/BPN

Pelantikan Menteri Baru, Gubernur Syamsuar: Alhamdulillah Putra Riau Terpilih Jadi Wamen ATR/BPN

Regional
Akselerasi Penyelesaian PTSL di Jatim, Gubernur Khofifah Minta BPN Gelar Kembali Rakor dan Sinkronisasi GTRA

Akselerasi Penyelesaian PTSL di Jatim, Gubernur Khofifah Minta BPN Gelar Kembali Rakor dan Sinkronisasi GTRA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.