Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Kaesang Selama KKN di Pedesaan

Kompas.com - 14/07/2016, 16:30 WIB
Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep turut serta membantu ayahnya, Presiden Joko Widodo saat membagi-bagikan paket sembako di Kampung Lio, Pancoran Mas, Depok, Jumat (1/7/2016). KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOKahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep turut serta membantu ayahnya, Presiden Joko Widodo saat membagi-bagikan paket sembako di Kampung Lio, Pancoran Mas, Depok, Jumat (1/7/2016).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

SURABAYA, KOMPAS.com - Meski berstatus putra presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, tidak memperoleh perlakuan khusus dalam mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Gumeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, selama tiga pekan ke depan.

"Kegiatan ini punya aturan main, yang harus ditaati oleh semua peserta KKN, termasuk Kaesang, dan tidak ada perbedaan perlakuan," ujar Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat Universitas Kristen Petra Surabaya Herri Christian Palit selaku penyelenggara KKN, Kamis (14/7/2016).

Selama kegiatan KKN, Kaesang dan 200 peserta KKN lain dari mahasiswa dalam dan luar negeri wajib mematuhi peraturan yang ada serta hidup dengan fasilitas desa yang ada.

"Peserta KKN sama-sama menikmati hidup di tengah-tengah masyarakat desa," ujarnya.

(Baca Kaesang Ikut KKN di Mojokerto)

Selama pelaksanaan KKN, Kaesang yang merupakan delegasi dari kampus tempat kuliahnya, yakni Singapore Institut University (SIM), akan melakukan pengabdian masyarakat dalam bentuk fisik dan nonfisik.

Kegiatan fisik meliputi pembangunan fasilitas desa, fasilitas pendidikan, dan sebagainya. Adapun aktivitas nonfisik meliputi mengajar, kampanye kebersihan, kesehatan, pendidikan dan sebagainya.

KKN dengan melibatkan perguruan tinggi luar negeri adalah kegiatan rutin yang sudah 20 kali digelar oleh Universitas Kristen Petra Surabaya.

Selain dari Singapura, mahasiswa dari sejumlah kampus di luar negeri, seperti Belanda, Jepang, dan China, juga ikut berpartisipasi dalam KKN tersebut.

Adapun untuk kampus dari dalam negeri, tahun ini hanya dua, yakni Universitas Katolik Widya Mandira Kupang dan Universitas Kristen Petra Surabaya sendiri.

Sebanyak 200 peserta KKN dibagi enam kelompok dan disebar di enam lokasi di Kabupaten Mojokerto, yakni Desa Jembul, Dusun Lebaksari dan Dusun Siman di Desa Rejosari, Dusun Gumeng di Desa Gumeng, Desa Dilem dan Desa Jatidukuh.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Curhat Nakes Terpapar Covid-19 yang Bikin Gugus Tugas Syok: Bersihkan Tempat Tidur hingga Beli Vitamin Sendiri

Curhat Nakes Terpapar Covid-19 yang Bikin Gugus Tugas Syok: Bersihkan Tempat Tidur hingga Beli Vitamin Sendiri

Regional
Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Semeru, Macan Tutul Jawa atau Anjing Hutan?

Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Semeru, Macan Tutul Jawa atau Anjing Hutan?

Regional
Lunasi Utang Pilkada Rp 1 M, Mantan Calon Bupati Ngaku Kepepet Edarkan Uang Palsu

Lunasi Utang Pilkada Rp 1 M, Mantan Calon Bupati Ngaku Kepepet Edarkan Uang Palsu

Regional
Jadi Korban Order Fiktif, Pengemudi Ojol Dapat Ganti Rugi dari GrabFood

Jadi Korban Order Fiktif, Pengemudi Ojol Dapat Ganti Rugi dari GrabFood

Regional
Kronologi Seorang Perempuan di Makassar Dikeroyok Tetangga gegara Status Facebook, Pelaku Ditangkap

Kronologi Seorang Perempuan di Makassar Dikeroyok Tetangga gegara Status Facebook, Pelaku Ditangkap

Regional
Kasus Meningkat, RSUD Banten Kembali Dijadikan Pusat Rujukan

Kasus Meningkat, RSUD Banten Kembali Dijadikan Pusat Rujukan

Regional
Sekda DIY Sebut Tambang Liar Rugikan Daerah karena Tak Terkontrol

Sekda DIY Sebut Tambang Liar Rugikan Daerah karena Tak Terkontrol

Regional
Penderita Covid-19 di Salatiga Berasal dari Penularan Luar Daerah

Penderita Covid-19 di Salatiga Berasal dari Penularan Luar Daerah

Regional
38 Karyawan RSUP Soeradji Klaten Sembuh, 12 Orang Sudah Kembali Bekerja

38 Karyawan RSUP Soeradji Klaten Sembuh, 12 Orang Sudah Kembali Bekerja

Regional
Mayat Perempuan Tanpa Busana Mengambang di Kali Bugen Semarang

Mayat Perempuan Tanpa Busana Mengambang di Kali Bugen Semarang

Regional
Kota Kupang Berubah Jadi Zona Cokelat Covid-19, ASN Diwajibkan WFH

Kota Kupang Berubah Jadi Zona Cokelat Covid-19, ASN Diwajibkan WFH

Regional
Kecelakaan Beruntun Truk Elpiji, Honda Jazz, dan Motor, Satu Orang Tewas, 3 Luka

Kecelakaan Beruntun Truk Elpiji, Honda Jazz, dan Motor, Satu Orang Tewas, 3 Luka

Regional
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Disdukcapil Blora Tutup Sepekan

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Disdukcapil Blora Tutup Sepekan

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang Landa Bogor, Rumah Rusak dan Kendaraan Terguling

Hujan Disertai Angin Kencang Landa Bogor, Rumah Rusak dan Kendaraan Terguling

Regional
Banten Dipastikan Punya Pemakaman Khusus Covid-19 di Kota Serang

Banten Dipastikan Punya Pemakaman Khusus Covid-19 di Kota Serang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X