Kompas.com - 28/06/2016, 14:24 WIB
Bupati Semarang periode 2016-2021, Mundjirin. Kompas.com/ Syahrul MunirBupati Semarang periode 2016-2021, Mundjirin.
|
EditorErlangga Djumena

UNGARAN, KOMPAS.com - Bupati Semarang Mundjirin menginstruksikan, penghentian sementara pemberian vaksin oleh jajaran Dinas Keseharan setempat. Langkah ini menyusul tertangkapnya tersangka pengedar vaksin palsu di Kota Semarang yang notabene wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Semarang.

Mundjirin meminta dilakukan penghentian vaksin sementara, sampai ada kepastian bahwa vaksin yang terdistribusi di Kabupaten Semarang terjamin keaslian dan keamanannya.

"Sementara kita stop dulu. Tadinya baru saja saya perintahkan, coba diinventarisir dulu, ada berapa di puskesmas, di rumah sakit, semuanya ada berapa," kata Mundjirin, Selasa (28/6/2016) siang.

Sebelumnya Mundjirin telah meminta Dinas Kesehatan agar segera meminta informasi kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tentang ciri-ciri vaksin palsu. Penghentian vaksinasi ini diperkirakan hanya berlangsung beberapa hari saja.

"Saya minta, kalau bisa di WA. Contohnya kayak apa sih vaksin palsunya, bentuknya sajalah. Kalau isinya kan harus laboratorium. Paling-paling (penghentian vaksinasi) mingguan saja, (mudah-mudahan) dua tiga hari sudah ada informasi," ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, Gunadi menghimbau masyarakat tidak lagi cemas dengan berkembangnya pemberitaan temuan dan pengungkapan peredaran vaksin palsu di beberapa kabupaten/kota di Indonesia.

"Sampai saat ini kami belum menerima laporan terkait dugaan vaksin palsu. Di layanan vaksin yang kita kelola dipastikan asli, karena tidak beli melainkan mendapat pasokan dari provinsi. Provinsi sendiri dapat dari pusat," kata Gunadi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

baca juga: Kasus Vaksin Palsu, Bupati Semarang Minta Dinkes Cek Stok Vaksin di Gudang

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.