Bocah Tenggelam di Galian Dekat Lokasi Proyek

Kompas.com - 27/06/2016, 06:45 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

SUKOHARJO,KOMPAS.com - Tiga bocah terpeleset di galian sedalam kurang lebih 2,5 meter di Desa Singopuran, Kartasura, Jawa Tengah, Minggu (26/6/2016). Seorang di antaranya meninggal dunia.

Tiga korban bernama Imam (8), Dafa (6), dan Dwi Anjar (7) terpeleset ke dalam galian penuh air saat bermain mencari ikan di sawah.

Mereka diduga tidak mengetahui bahwa ada galian tidak jauh dari proyek PT Menara Sentosa.

Menurut saksi mata, Sarjono, ketiga anak tersebut terpeleset dan tercebur ke dalam galian. Dafa dan Dwi Anjar sempat menyelamatkan diri, namun Imam tenggelam hingga ke dasar galian.

"Waktu itu saya dikasih tahu ada anak kecemplung, lalu segera datang dan mencoba menolong tapi sudah terlambat," kata Sarjono, Minggu.

Warga datang ke lokasi kejadian dan segera membawa Imam ke Rumah Sakit Karima Utama. Namun, bocah asal Kragilan, Kartasuro tersebut tidak tertolong.

Kepala Dusun I Singopuran, Suparjo mengaku sudah memperingatkan pengurus proyek untuk memasang tanda peringatan di sekitar galian tersebut.

"Saya sudah mencoba untuk mengingatkan pengurus proyek untuk memasang tanda di galian tersebut karena berbahaya, tetapi hingga saat ini belum terpasang," kata Suparjo.

Orangtua Dwi menceritakan, putranya sudah mencoba menolong korban, tetapi tidak kuat untuk mengangkatnya.

"Tadi anak saya cerita, sempat mau menarik tangan Imam, namun kalah besar dan berat,"kata Purwati, ibunda Dwi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Anggota Brimob Polda Sulteng Tewas Ditembak Usai Laksanakan Shalat Jumat

Regional
Banyak Temui TKI Terlantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Banyak Temui TKI Terlantar di Luar Negeri, Dedi Mulyadi Usul Petugas KBRI Berjaga di Bandara

Regional
Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Noken hingga Camilan Lokal Disiapkan Jadi Oleh-oleh PON Papua

Regional
Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Bentang Alam Berubah Pasca-gempa di Sigi, Sabo Dam Dibangun untuk Cegah Longsor dan Banjir Bandang

Regional
Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Cemburu, Pemuda Ini Bacok Sopir Truk Tronton Berkali-kali di Kontrakan

Regional
Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Jelang Pilkada 2020, Calon Panwascam Diseleksi Secara Online

Regional
Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Kisah Rifal Pembudidaya Ular, Berawal dari Hobi Kini Jadi Bisnis Menguntungkan

Regional
Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Satu Anggota Brimob Polda Sulteng Gugur Seusai Baku Tembak

Regional
750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

750 Rumah di Solok Selatan Terendam Banjir, 469 Warga Mengungsi

Regional
Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Dompet Dhuafa dan Kabupaten Magetan Berkolaborasi Berantas Kemiskinan

Regional
Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Polemik Rumah Deret Tamansari, Warga Digusur hingga Komnas HAM Angkat Suara

Regional
Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Cerita Petani di Kampar yang Rugi Ratusan Juta Rupiah akibat Banjir

Regional
Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Kronologi Dedi Mulyadi Selamatkan TKI Telantar Asal NTT di Bandara Dubai, Terpisah dari Sang Agen

Regional
Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Diguyur Hujan 4 Jam, Sejumlah Wilayah di Samarinda Terendam Banjir

Regional
[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

[POPULER NUSANTARA] Curi iPhone 11, Dosen Ditetapkan Tersangka | Petani Kopi Tewas Diterkam Harimau

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X