Diduga Gila, Pencuri Motor Akan Dikirim ke Dinas Sosial

Kompas.com - 31/05/2016, 08:45 WIB
EditorErlangga Djumena

PAMEKASAN, KOMPAS.com – Polres Pamekasan, Madura sepertinya tidak akan melanjutkan proses hukum tersangka pelaku pencurian motor, milik Sri Handayani Fajariyah (40) di Jl Kabupaten, Pamekasan, Madura, Minggu (22/5/2016) lalu.

Pasalnya, tersangka sebelumnya tidak diketahui identitasnya dan belakangan mengaku bernama Roni Arifin (38) diduga mengalami gangguan jiwa.

Hal itu setelah Polres Pamekasan memeriksakan kejiwaan Roni di Rumah Sakit Bhayangkara HS Samsuri Mertojoso, Surabaya, yang ditangani dokter poli psikiatri, dr Agnes Martaulina Haloho Sp KJ.

Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Osa Maliki, dikutip Surya.co.id, Senin (30/5/2016) mengatakan, walau pelaku telah menyebut identitas dirinya, namun belum bisa dipastikan, karena keterangannya sering berubah-ubah.

"Dari hasil pemeriksaan didapatkan tanda-tanda atau gejala-gejala gangguan jiwa berat atau psikosis berkelanjutan. Jadi, yang bersangkutan (pelaku) akan kemungkinan kami serahkan ke dinas sosial, untuk penanganan kejiwaannya," kata AKP Osa.

Menurut Osa Maliki, pertimbangan penyidik memeriksa kejiwaan pelaku, karena penyidik kebingungan menghadapi pelaku saat diminta keterangannya.

Sebab, dari semua pertanyaan yang disampaikan tidak ada satupun jawaban yang meyakinkan, sehingga pelaku diperiksa kejiwaannya.

Ia mengaku, sejak awal penyidik sudah curiga yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa, tapi penyidik tidak langsung percaya. Makanya untuk memastikannya, kondisi kejiwaannya dicek ke dokter.

Kepala Bidang Sosial, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Pamekasan, Ach Subaidi mengatakan, pihaknya belum menerima informasi rencana penyerahan orang gila dari Polres Pamekasan.

Namun jika nanti polres menyerahkan orang yang diduga mengalami gangguan jiwa, pihakanya bersedia menerima dan ditempatkan di lembaga yang sudah kerja sama dengan pemkab, khusus menangani gangguan jiwa.

Sebelumnya, tepergok mencuri motor, seorang pemuda digebuki massa. Pemuda warga Kelurahan Ketabang, Kecamatan Genteng, Surabaya,tersebut mencuri motor Yamaha Alfa M 5576 AD, Minggu (22/5/2016), sekitar pukul 09.30.

Tersangka yang saat kejadian belum diketahui nama dan alamatnya, lantaran tidak membawa selembar identitas dan berpura-pura gila saat diperiksa di polres. (Muchsin)

Berita ini telah tayang di Surya Online dengan judul Telanjur Babak Belur, Pecuri Motor ini ternyata Gangguan Jiwa, Begini Kata Polisi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Gubernur Sumbar Sambut 150 Turis China | Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo

[POPULER NUSANTARA] Gubernur Sumbar Sambut 150 Turis China | Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo

Regional
Khofifah Buka Opsi Pulangkan Mahasiswa Unesa dari Wuhan

Khofifah Buka Opsi Pulangkan Mahasiswa Unesa dari Wuhan

Regional
Khofifah: 12 Mahasiswa Unesa di Wuhan Kondisinya Sehat

Khofifah: 12 Mahasiswa Unesa di Wuhan Kondisinya Sehat

Regional
Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X