Kompas.com - 01/05/2016, 22:11 WIB
|
EditorErlangga Djumena

BAWEN, KOMPAS.com - Eceng gondok selama ini menjadi permasalah utama di danau Rawa Pening, Semarang, di samping masalah sedimentasi akut. Hampir dua pertiga permukaan danau seluas 2.500 hektar ini ditutupi hama eceng gondok.

Melihat kondisi itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mempunyai gagasan, yakni membuat paket wisata mengangkat enceng gondok dari danau Rawa Pening.

Selain menikmati panorama danau serta kuliner, wisatawan diajak untuk peduli lingkungan. Gagasan wisata membersihkan eceng gondok ini dilontarkan Ganjar saat membuka kegiatan "Gugur Gunung Resik-Resik Rawa Pening" #Saverawapening2, di dermaga Sumurup, Desa Asinan, Bawen, Kabupaten Semarang, Minggu (1/5/2016).

"Membersihkan eceng gondok bisa menjadi pengalaman baru berwisata di Rawa Pening. Ada keunikan tersendiri, sekaligus sebagai sarana mengedukasi agar orang peduli lingkungan," kata Ganjar.

Menurut dia,  wisatawan yang sudah membersihkan eceng gondok untuk menuliskan namanya di sebuah papan yang sudah disiapkan. Bahkan jika hal itu sudah dilakukan lebih dari tiga kali, wisatawan akan mendapatkan sertifikat khusus.

Ganjar yakin jika langkah-langkah itu dilakukan, maka para wisatawan dari kalangan akademisi, komunitas sosial, siswa yang study tour, bahkan turis mancanegara akan tertarik berwisata ke Rawa Pening.

"Mereka akan belajar tentang eceng gondok, diajak prihatin bahwa Rawa Pening yang indah ini terancam oleh sedimentasi," lanjutnya.

KOMPAS/AMANDA PUTRI Nelayan di Rawa Pening, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah
Ganjar menambahkan, revitalisasi Rawa Pening sudah diprogramkan Pemerintah Pusat. ia memastikan bahwa Detail Enginering Design (DED) Rawa Pening yang saat ini tengah disusun Kementerian Pekerjaan Umum akan selesai tahun ini. Diharapkan pada tahun 2017, penataan Rawa Pening bisa dilaksanakan.

Namun, pihaknya juga ingin ada keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk ikut menyelamatkan Rawa Pening.

"Saya ingin ada pembersihan rutin. Jadi saya minta dihitung kalau mau membersihkan semuanya itu butuh waktu berapa lama, orangnya berapa, alatnya apa saja," kata dia.

Ganjar berharap dengan adanya program revitalisasi ini didukung dengan keterlibatan masyarakat, Rawa Pening akan menjadi obyek wisata kebanggan Jateng.

"Mulai hari ini saya ingin Rawa Pening tidak bikin pening lagi, tapi mendatangkan keindahan dan kebahagiaan," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.