Daffa: Kan Sepedanya buat Mencegat, Enggak Apa-apa...

Kompas.com - 20/04/2016, 15:31 WIB
Benny, pengendara motor, diperingatkan oleh Daffa, bocah SD yang menghalangi trotoar dari pengendara motor di Jalan Sudirman, Kalibanteng, Semarang, Selasa (19/4/2016). KOMPAS.COM/NAZAR NURDINBenny, pengendara motor, diperingatkan oleh Daffa, bocah SD yang menghalangi trotoar dari pengendara motor di Jalan Sudirman, Kalibanteng, Semarang, Selasa (19/4/2016).
|
EditorCaroline Damanik

SEMARANG, KOMPAS.com — Daffa Farros Oktoviatro (9), bocah SD yang menghadang para pengendara sepeda motor melintas di atas trotoar di Kota Semarang, mengatakan bahwa sepeda yang diletakkannya di trotoar tidak menyalahi aturan.

"Boleh. Kan sepedanya diletakkan saja, dituntun," kata Daffa kepada Kompas.com, Rabu (20/4/2016).

Daffa kerap memakai sepedanya untuk menghalau para pengendara motor yang mencari jalan pintas mengatasi kemacetan di Bundaran Kalibanteng. Menurut dia, sepeda yang diletakkan di trotoar itu hanya alat untuk menghadang para pengendara motor yang menyalahi aturan.

"Kan (sepeda) buat nyegat. Enggak apa-apa," imbuh dia.

Rekayasa lalu lintas yang tidak tepat membuat jalur di Jalan Jenderal Sudirman mengalami macet. Terlebih lagi pada jam-jam sibuk sepulang kerja, jalanan sedikit macet sehingga trotoar menjadi salah satu solusi. 

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Semarang Agus Harmunantio mengatakan, trotoar dibuat untuk pejalan kaki. Selain pejalan kaki, lanjutnya, dilarang melintas di atas trotoar.

"Sepeda, sepeda motor tidak boleh. Itu khusus pejalan kaki," kata Agus, Rabu (20/4/2016) di Semarang.

Sebelumnya, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memberikan satu sepeda baru kepada Daffa. Penyerahan itu dilakukan di sekolah Daffa, di SD Kalibanteng Kidul 01, Kecamatan Semarang Barat, Rabu (20/4/2016) siang.

Di sela penyerahan hadiah, Hendrar juga memberikan semangat kepada anak-anak lain di dalam kelas Daffa. Untuk memeriahkan acara, Hendrar membagi-bagikan cokelat bagi anak yang berhasil menjawab pertanyaan.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Pandemi Covid-19, Kerawanan Pilkada di Kabupaten Semarang Meningkat

Regional
Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Partai Nasdem dan Gerindra Dukung Danny Pomanto di Pilkada Makassar 2020

Regional
Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Belajar dari Kasus Balita Rafadan, Orang Miskin Dilarang Sakit?

Regional
8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

8 Destinasi Wisata Non Pendakian di Gunung Rinjani Dibuka 7 Juli 2020

Regional
Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Tak Lagi Kantongi Izin, 14 Tempat Karaoke di Kota Tegal Nekat Beroperasi

Regional
Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Tekan Covid-19, Jam Malam Diberlakukan di Sidoarjo, Sejumlah Jalan Ditutup

Regional
Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Bawa Senjata Tajam, Ratusan Warga Bongkar Paksa Peti Jenazah Covid-19 di Jeneponto, Polisi Buru Provokotor

Regional
Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Pekan Depan, Polisi Periksa Legislator Penjamin Jenazah Covid-19 di Makassar

Regional
8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

8 Pasien Positif di Grobogan Sembuh, 6 di Antaranya Warga Gubug

Regional
Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Suami Bunuh Pemuda yang Baru Dikenalnya Ternyata Residivis Kasus yang Sama

Regional
Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Puluhan Warga Datangi RS Minta Pasien Positif Corona Dipulangkan

Regional
Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Satgas Covid-19 Diusir Saat Jemput Pasien Positif yang Kabur di Sumenep

Regional
Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Mobil dengan Kaca Pecah Ditinggal Kabur Hebohkan Warga Jember

Regional
Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Kang Emil Optimis Kegiatan Keagamaan dan Pendidikan di Jabar Pulih dengan Cepat

Regional
Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Usut Kasus Pengambilan Jenazah Covid-19 di Makassar, Polisi Telah Periksa 11 Saksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X