Kompas.com - 06/04/2016, 10:08 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

UNGARAN, KOMPAS.com - Tarif angkutan umum di Kabupaten Semarang akhirnya turun Rp 500 setelah harga bahan bakar minyak (BBM) turun baru-baru ini. Namun, penurunan tarif angkutan tersebut khusus untuk angkutan yang jarak tempuhnya di atas 5 kilometer.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Semarang Prayitno Sudaryanto menyatakan, penurunan tarif angkutan tersebut dituangkan dalam surat edaran (SE) No 15 Tahun 2016 tentang penyesuaian tarif untuk angkutan kota antarprovinsi (AKAP) dan angkutan kota dalam provinsi (AKDP) kelas ekonomi.

"Secara informal kita sudah komunikasi dengan Organda untuk menurunkan tarif mulai Kamis (7/4/2016) ini. Penurunan tarif sebesar Rp 500 ini segera kita sosialisasikan ke pengusaha angkutan umum perkotaan dan pedesaan serta paguyuban," kata Prayitno, Selasa (5/4/2016).

Kepala Bidang Angkutan Dishubkominfo Kabupaten Semarang Wahyu Jatmiko mengatakan, penurunan tarif hanya diberlakukan untuk angkutan dengan jarak tempuh di atas 5 kilometer.

Tarif angkutan perkotaan dan pedesaan yang jarak tempuhnya relatif dekat tidak diturunkan karena sulit untuk kembaliannya.

"Kalau jarak dekat turunnya berkisar Rp 100 sampai Rp 200, pengembaliannya agak sulit. Penurunan tarif hanya untuk angkutan jarak di atas 5 kilometer antara Salatiga, Bawen sampai Ungaran, diutamakan bagi anak-anak sekolah dan pekerja," kata dia.

Sementara terpisah, Ketua DPC Organda Kabupaten Semarang Hadi Mustofa mengatakan, tarif angkutan yang akan dibebankan ke konsumen akan dibahas bersama dalam rapat bersama Dishubkominfo, Kamis besok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Seharusnya setelah Organda menurunkan tarif, suku cadang kendaraan juga turun," ujarnya.

Dia mengakui, kenaikan dan penurunan harga BBM yang diterapkan pemerintah dinilai membingungkan Organda Kabupaten Semarang. Hal itu akan menjadi masalah baru bila tidak segera dibahas bersama melibatkan pihak terkait.

"SE Kementerian Perhubungan RI saya terima tiga hari lalu melalui internet. Prinsipnya kami akan mengikuti, keputusannya setuju atau tidak akan disepakati bersama, Kamis besok," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.