Ujian Nasional Sudah "Online", Risma Plong

Kompas.com - 04/04/2016, 15:44 WIB
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini usai kosultasi soal pengelolaan Kebun Binatang Surabaya (KBS) ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2014). Warta Kota/Henry LopulalanWali Kota Surabaya, Tri Rismaharini usai kosultasi soal pengelolaan Kebun Binatang Surabaya (KBS) ke Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/1/2014).
|
EditorCaroline Damanik

SURABAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, mengaku "plong" saat ujian nasional tingkat SMU/SMK tahun ini semua menggunakan sistem komputer dan sudah "online".

Saat masih berbasis kertas, dia mengaku selalu sulit tidur karena khawatir terjadi gangguan.

"Selalu khawatir, bagaimana penyalurannya, keamanannya di kantor polsek, gembok dan kuncinya, dan sebagainya. Tapi sekarang kan tidak," ujar Risma saat mendampingi Mendikbud Anies Baswedan sidak pelaksanaan UNBK di SMU Hang Tuah I Surabaya, Senin (4/4/2016).

Persiapan ujian, menurut wali kota perempuan pertama Surabaya ini, juga tidak lagi berat karena dia tidak lagi berkeliling ke kantor polisi untuk memastikan distribusi soal berjalan aman dan lancar.

Dia yakin, peserta UNBK Surabaya sudah siap melalui ujian karena persiapan teknis sudah dilakukan sejak setahun sebelumnya.

"Pemkot Surabaya juga telah melatih 2.000 tenaga proktor  untuk mengawasi server, jaringan dan komputer," tambahnya.

Proktor adalah petugas yang bertanggung jawab mengendalikan server untuk sebuah sekolah.

Tahun ini, jumlah sekolah SMK/SMA/MA di Surabaya yang mengikuti UNBK sebanyak 254 sekolah. 137 sekolah SMA, 16 MA, dan 101 sekolah SMK. Sementara itu, jumlah siswa peserta, sebanyak 37.720. Untuk siswa SMA sebanyak 18.043 siswa. MA sebanyak 1.341 siswa, dan siswa SMK sebanyak 18.346 siswa.

 

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Driver Ojol asal Sragen Kena Peluru Nyasar Polisi gara-gara Pencuri Genset

Driver Ojol asal Sragen Kena Peluru Nyasar Polisi gara-gara Pencuri Genset

Regional
Jatuh dari Boncengan Ojol, Ibu 4 Anak di Samarinda Tewas Terlindas Bus

Jatuh dari Boncengan Ojol, Ibu 4 Anak di Samarinda Tewas Terlindas Bus

Regional
Turis Rusia yang Hilang di Bali Diduga akibat Ditarik Ikan Besar

Turis Rusia yang Hilang di Bali Diduga akibat Ditarik Ikan Besar

Regional
Terungkap, Siswi Tewas di Gorong-gorong Karena Dibunuh Ayah Kandung

Terungkap, Siswi Tewas di Gorong-gorong Karena Dibunuh Ayah Kandung

Regional
Tak Segera Siapkan Bajunya, Remaja Jebolan The Voice Indonesia Tendang Kepala Ibu Berkali-kali

Tak Segera Siapkan Bajunya, Remaja Jebolan The Voice Indonesia Tendang Kepala Ibu Berkali-kali

Regional
Petugas Gunakan Air Laut Padamkan 10 Hektare Lahan yang Terbakar di Meranti

Petugas Gunakan Air Laut Padamkan 10 Hektare Lahan yang Terbakar di Meranti

Regional
2 Siswa yang Sodorkan Kotoran Manusia ke Adik Kelas Dikeluarkan dari Asrama, tapi...

2 Siswa yang Sodorkan Kotoran Manusia ke Adik Kelas Dikeluarkan dari Asrama, tapi...

Regional
Bantah WNA Singapura Meninggal di Batam karena Corona, Tim Medis Sebut Pasien Sudah Lama Sakit-sakitan

Bantah WNA Singapura Meninggal di Batam karena Corona, Tim Medis Sebut Pasien Sudah Lama Sakit-sakitan

Regional
Polisi Ungkap Ciri-ciri Mayat Tanpa Kepala di Bondowoso

Polisi Ungkap Ciri-ciri Mayat Tanpa Kepala di Bondowoso

Regional
Cerita Bripda Armanjas, Tetap Bantu Korban Banjir Meski Digigit Ular hingga Akhirnya Pingsan

Cerita Bripda Armanjas, Tetap Bantu Korban Banjir Meski Digigit Ular hingga Akhirnya Pingsan

Regional
Jumlah Babi yang Mati di NTT Mencapai 1.341 Ekor

Jumlah Babi yang Mati di NTT Mencapai 1.341 Ekor

Regional
Ibu Delis Sempat Benci Dengar Omongan Anaknya Tewas karena Kecelakaan Tak Sengaja

Ibu Delis Sempat Benci Dengar Omongan Anaknya Tewas karena Kecelakaan Tak Sengaja

Regional
Anggota SAR Brimob Dipatuk Ular saat Bantu Evakuasi Korban Banjir

Anggota SAR Brimob Dipatuk Ular saat Bantu Evakuasi Korban Banjir

Regional
Heboh Pasien Suspect Corona Meninggal Lalu Dibungkus Plastik di Semarang, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Heboh Pasien Suspect Corona Meninggal Lalu Dibungkus Plastik di Semarang, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Regional
Kronologi Lengkap Anak Tendang Ibu Kandung yang Viral di Facebook

Kronologi Lengkap Anak Tendang Ibu Kandung yang Viral di Facebook

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X