Kompas.com - 15/03/2016, 16:21 WIB
Seekor Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) yang telah dipasangi wing marker (penanda sayap), banding (cincin bernomor seri), dan microchip, terbang meninggalkan kandang aklimatisasinya di Dusun Turgo, Desa Purwobinangun, Pakem, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (26/2/2013). Pelepasliaran tersebut ditujukan untuk menambah populasi sekaligus menjaga kelestarian Elang Jawa di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi tersebut.

KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOSeekor Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) yang telah dipasangi wing marker (penanda sayap), banding (cincin bernomor seri), dan microchip, terbang meninggalkan kandang aklimatisasinya di Dusun Turgo, Desa Purwobinangun, Pakem, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (26/2/2013). Pelepasliaran tersebut ditujukan untuk menambah populasi sekaligus menjaga kelestarian Elang Jawa di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi tersebut.
|
EditorErlangga Djumena
SLEMAN,KOMPAS.com - Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) menyatakan, jumlah populasi elang di wilayah tersebut bertambah tiga ekor. Sehingga saat ini total populasi elang di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi menjadi enam ekor.

"Memang jumlahnya saat ini ada penambahan tiga ekor," Ujar Kepala Sub Bagian Tata Usaha (TU) Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Tri Atmojo saat dihubungi Kompas.com Selasa (15/3/2016).

Tri Atmojo mengungkapkan, penambahan jumlah elang ini diketahui ketika petugas Taman Nasional Gunung Merapi melakukan pengamatan beberapa waktu lalu. Saat berada di Bukit Plawangan petugas melihat ada tiga ekor elang baru.

"Masih kecil, mereka terlihat posisinya ada di Bukit Plawangan," tegasnya.

Pihak TNGM berencana akan melakukan pengamatan secara intensif terhadap tiga ekor elang yang baru ini.

"Kita belum tahu itu hasil perkawinan tiga indukan yang sudah ada di Merapi atau bukan. Kita juga belum tahu jenisnya apa," tandasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan merencanakan upaya perlindungan agar tiga ekor elang ini tetap aman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kan tidak bisa ditangkap, harus melalui pengamatan. Kita akan amati secara intensif termasuk upaya perlindungannya," ujarnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.