Kebakaran Sumur Minyak Tradisional Baru Padam Setelah 8 Jam

Kompas.com - 04/03/2016, 15:07 WIB
Ilustrasi kebakaran ShutterstockIlustrasi kebakaran
|
EditorCaroline Damanik
BIREUEN, KOMPAS.com — Kebakaran hebat melanda sumur minyak tradisional yang berada di Desa Alue Punoe, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Aceh, Kamis (3/3/2016) sekitar pukul 21.00 WIB. Api baru bisa dipadamkan pada Jumat (4/3/2016) sekitar pukul 05.00 WIB.

Siang ini, puluhan drum minyak milik warga sudah dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. Pasalnya, pusat sumur minyak terdapat tak jauh dari permukiman warga di dua desa, yakni Alue Punoe dan Blang Geulanggang.

Tambang minyak yang sudah beroperasi beberapa bulan lalu secara tradisional itu dikelola oleh masyarakat sekitar tanpa campur tangan pemerintah daerah. Sejak kebakaran terjadi, aparat baru turun ke lokasi untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut.

Kepala Desa Alue Punoe, Yusaidi, menuturkan, kejadian malam tadi disebabkan hubungan pendek arus listrik di salah satu rumah warga.

“Karena dekat dengan sumber minyak, jadi api cepat membesar dan merembes di sejumlah titik sumur minyak,” kata Yusaidi.

Dia juga belum dapat memastikan jumlah titik sumur minyak yang sudah dikelola warga selama ini. Dia mengaku, aparatur desanya dan desa tetangga dipanggil Kapolsek Peusangan untuk membicarakan masalah tersebut siang ini.

“Siang ini kami diajak duduk oleh Muspika Peusangan, nanti kami beri tahu hasilnya,” ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X