Atap Sekolah Ambruk, Siswa Belajar di Mushala Pakai Meja Pingpong

Kompas.com - 12/01/2016, 13:15 WIB
Kondisi MI Wanurejo Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Kompas.com/Ika FitrianaKondisi MI Wanurejo Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
|
EditorCaroline Damanik
MAGELANG, KOMPAS.com - Atap salah satu ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah (MI) Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, ambruk. Ruang kelas itu nyaris tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar sebab meja, kursi, papan tulis dan peralatan lainnya rusak tertimpa genteng dan kayu-kayu penyangga.

Puluhan siswa pun mengungsi ke mushala terdekat untuk melaksanakan kegiatan belajar meski tanpa papan, meja dan kursi.

Mereka kemudian memanfaatkan sebuah meja pingpong (tenis meja) untuk meja belajar bersama.

Sunhaji, salah satu guru MI Wanurejo, mengatakan, ambruknya atap ruang kelas terjadi pada Kamis (17/12/2015). Saat itu, tidak sedang ada kegiatan belajar mengajar di dalam kelas sehingga tidak mengakibatkan korban jiwa atau luka-luka.

"Saat itu anak-anak dan para guru sudah pulang, jadi bersyukur tidak sampai ada yang terluka," ujar Sunhaji, Selasa (12/1/2016).

Sunhaji menduga, atap bangunan ambruk karena kayu-kayu penyangga sudah lapuk dimakan usia. Apalagi, beberapa hari belakangan hujan deras mengguyur wilayah tersebut sehingga memicu jebolnya langit-langit atap.

"Sudah 20 tahun saya mengajar di sini, atap sekolah ini belum pernah diperbaiki. Kalaupun ada, hanya perbaikan bagian lantai saja," katanya.

Khoirunisa, guru lainnya, menambahkan sebelum ambruk memang sudah terlihat tanda-tanda kerusakan pada langit-langit. Sampai saat ini, pihak sekolah belum melakukan pembersihan dan membiarkannya sampai pemerintah maupun pihak lain memberikan perhatian.

"Kami sepakat untuk tidak memberihkan material. Nanti kalau ada yang membantu bisa langsung melihat dulu kondisinya," ungkapnya.

Dia memaparkan, ada 80 siswa MI Wanurejo. Beberapa di antaranya masih bisa belajar di dalam kelas yang tidak rubuh, sedangkan lainnya belajar di luar ruang kelas.

Pihaknya berharap pemerintah maupun pihak lainnya segera memberikan perhatian dan memperbaiki ruang kelas sehingga para siswa dan guru bisa melaksanakan KBM seperti semula.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pasar, Pemkab Sidoarjo Pasang CCTV

Regional
Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Debat Pilkada Wonogiri, Paslon Harjo Soroti soal Investasi

Regional
Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Dicekoki Pacar Miras hingga Mabuk, Gadis di Bawah Umur Dicabuli 5 Temannya

Regional
Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Pelajar yang Jadi Tersangka Saat Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jember Dibebaskan

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Disdikpora Bantul Tunggu Izin Bupati dan Orangtua

Regional
Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Jengah dengan Pandemi, Emak-emak Petani Ciptakan Batik Tulis Bermotif Corona

Regional
Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kronologi KKB Serang Pasukan TNI yang Sedang Patroli di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Pasien Covid-19 Meninggal di Salatiga Bertambah, Razia Protokol Kesehatan Digencarkan

Regional
Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Kondisi 3 Prajurit TNI yang Terluka dalam Kontak Senjata dengan KKB di Nduga

Regional
Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Kata BPOM Soal Uji Klinis Vaksin Covid-19: Dalam Sebulan Aspek Khasiatnya Hasilnya Baik

Regional
Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Kontak Senjata TNI dengan KKB di Nduga, 3 Prajurit Terluka

Regional
Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Mayoritas Wali Murid Ingin Sekolah Dibuka Kembali, Ini Sikap Wali Kota Probolinggo...

Regional
3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

3 Petugas Tracing Dinkes Jember Positif Covid-19, Kantor Ditutup

Regional
Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak Menonjol di Sulteng

Regional
Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Calon Bupati Bantul Dipanggil Bawaslu, Terkait Video Bagi-bagi Uang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X