Pemkot Bandung Akan Gelar Lomba Adipura Tingkat Kelurahan

Kompas.com - 02/01/2016, 10:59 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat melakukan panen berkebun di Kelurahan Neglasari Kecamatan Cobeunying Kaler beberapa waktu lalu. Pemkot Bandung mewajubkan tiap kelurahan memiliki green house yang akan menjadi indikator penilaian lomba Adipura tingkat kelurahan. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIWali Kota Bandung Ridwan Kamil saat melakukan panen berkebun di Kelurahan Neglasari Kecamatan Cobeunying Kaler beberapa waktu lalu. Pemkot Bandung mewajubkan tiap kelurahan memiliki green house yang akan menjadi indikator penilaian lomba Adipura tingkat kelurahan.
|
EditorBayu Galih

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bandung akan menggelar lomba Adipura untuk level kelurahan.

Hal itu dilakukan sebagai upaya mempertahankan piala Adipura yang diraih Kota Bandung pada akhir 2015 lalu.

"Ini menjadi cara kita mengubah manajemen sehingga bersih dan inisiatif luar biasa. Jadi kota tinggal memanen, karena di kelurahannya sudah bagus-bagus," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Sabtu (2/1/2016).

Emil, sapaan akrabnya, menjelaskan penilaian Adipura tingkat kelurahan sama persis dengan penilaian tingkat nasional. Ada beberapa indikator yang menjadi poin penilaian.

"Kriteria sama persis dengan Adipura. Penilaian ada fasilitas publlik, inisiatif lingkungan, program inovasi. Semua disamain persis sehingga kita tinggal memanen scoring-nya saja," ucapnya.

Selain itu, Emil juga mewajibkan tiap kelurahan memiliki rumah berkebun (green house).

Menurut dia, konsep urban farming bisa menjadi solusi masalah penghijauan di tengah minimnya lahan di perkotaan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sehingga kemana pun kita pergi, kita tidak melihat dinding dan lahan yang kosong. Semuanya pro aktif memanfaatkan untuk yang namanya penghijauan khususnya berkebun," tuturnya.

Emil mencontohkan, Kelurahan Neglasari Kecamatan Cibeunying Kaler menjadi satu wilayah yang dinilai sukses dalam program green house.

Di wilayah itu, setiap warganya aktif menanam tumbuhan yang bisa dimanfaatkan warga. Hal itu, kata Emil, menjadi bukti bahwa Kota Bandung mampu menjadi produsen.

"Saya bahagia karena setiap bersentuhan dengan alam pasti merasa senang. Nah ini istimewanya bukan karena lihat pohon atau rumput, tetapi kita memanen," kata Emil.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.