Kompas.com - 22/12/2015, 14:54 WIB
Belasan ulama Sampang mendatangi kantor Polres Pamekasan menanyakan penanganan kasus Kades yang tertangkap pesta sabu-sabu. KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANBelasan ulama Sampang mendatangi kantor Polres Pamekasan menanyakan penanganan kasus Kades yang tertangkap pesta sabu-sabu.
|
EditorGlori K. Wadrianto
PAMEKASAN, KOMPAS.com - Penahanan Kepala Desa Maduleng Moh. Rois oleh aparat Polres Pamekasan, karena tepergok menggelar pesta sabu di Desa Jambringin, Pamekasan, terus mendapat sorotan.

Siang ini, Selasa (22/12/2015), sejumlah ulama di Kabupaten Sampang mendatangi Kantor Polres Pamekasan terkait kasus tersebut.

Mereka mengaku ingin mengetahui perkembangan kasus pesta sabu yang melibatkan Moh. Rois. Sebab, penanganan kasusnya sempat bermasalah setelah Moh. Rois sempat dilepas oleh Polisi pasca penangkapan.

Kemudian, Rois ditangkap kembali setelah ulama mendatangi Polres mengadukan pelepasan tersebut. 

Rombongan ulama ini ditemui Wakil Kepala Polres Pamekasan, Komisaris Polisi Hendri Purwono di ruang kerjanya.

Nur Cholis, juru bicara ulama mengatakan, kedatangannya dalam rangka mendorong Polres Pamekasan untuk menjalankan proses hukum atas Rois.

"Kami hanya minta Polisi transparan dan berjalan sesuai denga aturan dalam menangani kasus narkoba," kata Nur Cholis.

Informasi yang disampaikan Hendri kepada para ulama, Rois dan dua tersangka lainnya, seminggu lagi berkas penyelidikannya akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Pamekasan. Jika sudah tidak ada persoalan lagi, maka perkara akan disidangkan.

"Kita akan kawal terus kasus ini. Motif kita semat-mata perang terhadap narkoba, bukan karena faktor politik dan lainnya," ungkap Nur Cholis.

Moh. Rois saat ini sedang ditahan di Polres Pamekasan bersama dua orang tersangka lainnya.

Rois baru dilantik sebagai Kepala Desa Maduleng pada Kamis (17/12/2015) di ruang PKK Kabupaten Sampang, oleh Bupati Sampang Fannan Hasib.

Usai dilantik, Moh. Rois kembali dimasukkan kembali ke sel tahanan Polres Pamekasan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Regional
Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.