Kompas.com - 25/11/2015, 21:30 WIB
Penjabat Bupati Semarang Sujarwanto Dwiatmoko, menyerahkan   penghargaan kepada sejumlah guru berprrstasi, usai upacara bendera   Peringatan Hari Guru Nasional 2015 dan HUT ke-70 PGRI tingkat Kabupaten   Semarang di Lapangan Kecamatan Tengaran, Rabu (25/11/2015) pagi. Kompas.com/ Syahrul MunirPenjabat Bupati Semarang Sujarwanto Dwiatmoko, menyerahkan penghargaan kepada sejumlah guru berprrstasi, usai upacara bendera Peringatan Hari Guru Nasional 2015 dan HUT ke-70 PGRI tingkat Kabupaten Semarang di Lapangan Kecamatan Tengaran, Rabu (25/11/2015) pagi.
|
EditorErvan Hardoko

UNGARAN, KOMPAS.com - Tiga orang guru di Kabupaten Semarang meraih penghargaan bidang pendidikan menengah tingkat nasional tahun 2015.

Para guru yang berprestasi itu adalah Harti, guru SMKN 1 Tengaran peraih juara II Anugerah Konstitusi Guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) tingkat Nasional.

Dua guru lainnya adalah pengajar di SMKN 1 Jambu yakni Farida Fahmalatif dan Yuliana Setiasih. Kedua guru ini meraih juara III kegiatan Simposium Tenaga Guru dan Kependidikan.

Penghargaan diserahkan langsung Penjabat Bupati Semarang Sujarwanto Dwiatmoko, usai upacara Peringatan Hari Guru Nasional 2015 dan HUT ke-70 PGRI tingkat Kabupaten Semarang di Lapangan Kecamatan Tengaran, Rabu (25/11/2015) pagi.

Selain itu, dua orang guru mencatat prestasi di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Mereka adalah Haryono, guru SMAN 1 Ungaran yang meraih juara 3 Olimpiade Sains Nasional (OSN) guru dan Suwarno, guru SMAN 1 Pabelan juara 3 bidang inovasi pembelajaran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penghargaan lain diraih SDN Sidomulyo 3 Ungaran Timur yang meraih juara 2 Lomba Budaya Mutu Sekolah Dasar Negeri kategori ekstrakurikuler tingkat nasional.

Tokoh guru di Kabupaten Semarang sekaligus Wakil Ketua PGRI Jawa Tengah, Adi Prasetyo menegaskan berbagai prestasi yang diraih para guru itu menunjukkan kompetensi individu guru yang semakin membaik.

"Jika kompetensi guru meningkat akan berpengaruh pada mutu pembelajaran. Proses belajar mengajar akan semakin menarik dan menyenangkan karena ada inovasi. Sehingga para siswa akan merasa nyaman saat belajar," kata Adi.

Menyinggung tentang tenaga guru honorer kategori 2 (K-2) yang belum diangkat PNS, Adi Prasetyo mengakui masih ada keterbatasan termasuk anggaran.

Namun dia berharap terdapat jalan keluar untuk meningkatkan kesejahteraan para guru itu. Salah satunya, menurut Adi adalah dengan memanfaatkan aturan Permendikbud Nomor 28 Tahun 2014 tentang pemberian kesetaraan jabatan dan pangkat bagi guru bukan PNS.

"Para guru K-2 dapat memanfaatkan kesempatan itu agar bisa mendapatkan beberapa tunjangan kesejahteraan setara PNS," kata dia.

Adi menambahkan, sebagai pengurus PGRI Jawa Tengah pihaknya berharap seluruh pemkab dan pemkot terus berupaya mengalokasikan anggaran bagi kesejahteraan para guru bukan PNS. Termasuk guru yang bertugas di lembaga pendidikan non formal.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.