NU Kabupaten Semarang Siapkan Aksi Sambut Hari Santri Nasional

Kompas.com - 12/10/2015, 17:54 WIB
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menggelar konferensi pers di Jakarta, Selasa (6/10/2015) mengenai rencana PBNU memperingati 22 Oktober sebagai hari santri nasional meskipun pemerintah belum menetapkan tanggal tersebut sebagai hari santri nasional. Icha RastikaPengurus Besar Nahdlatul Ulama menggelar konferensi pers di Jakarta, Selasa (6/10/2015) mengenai rencana PBNU memperingati 22 Oktober sebagai hari santri nasional meskipun pemerintah belum menetapkan tanggal tersebut sebagai hari santri nasional.
|
EditorErvan Hardoko

UNGARAN, KOMPAS.com - Warga Nahdliyin (NU) Kabupaten Semarang menyambut gembira rencana pemerintah menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional (HSN). Sejumlah rencana aksi telah dipersiapkan guna menyemarakkan peringatan perdana HSN, yang sebelumnya telah diinisiasi PBNU dan 12 ormas se-Indonesia itu.

"Insya Allah bersama Rabithah Ma'had Islamy (RMI), banom NU yang mengurusi pondok pesantren akan menggelar Istighotsah Kubro. Sebelumnya didahului ziarah ke makam para Kyai dan Syuhada yang ada di Kabupaten Semarang," kata Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang, Ahmad Hanik, Senin (12/10/2015).

Menurut Hanik, 22 Oktober layak ditetapkan sebagai Hari Santri Nasional (HSN) karena pada tanggal itu, merupakan tonggak sejarah di mana 70 tahun yang lalu Rais Akbar PBNU KH Hasyim Asyari menyerukan Resolusi Jihad di hadapan konsul-konsul NU seluruh Jawa-Madura.
Yakni, seruan bahwa melawan Belanda hukumnya adalah fardhu 'ain (wajib) dan membantu Belanda adalah kafir.

"Peringatan itu sekaligus sebagai respon dari kita sebagai santri untuk benar-benar menghormati Syuhada (pahlawan) yang berjuang membela negeri ini," dia menjelaskan.

Peringatan HSN, imbuhnya, penting sebagai momentum untuk menggelorakan kembali patriotisme di kalangan generasi muda yang mulai memudar seiring perkembangan zaman dan pengaruh budaya luar.

"Sejarah tidak bisa dilupakan, di dalam Al Qur'an disebutkan-laqad kana fi qashasihim 'ibratun li ulil albab- seungguhnya di dalam sejarah itu terdapat pesan-pesan sejarah yang penuh perlambang, bagi orang-orang yang memahaminya," pungkasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Ketua Gerakan Pemuda Anshor (GP Ansor) Kabupaten Semarang M Talkhis mengatakan, peringatan HSN pertama kali ini akan diramaikan dengan apel akbar dan pawai ratusan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari kota Ungaran menuju ke Ambarawa.

"Sedikitnya seribu anggota Ansor dan Banser akan menggelar Apel dan peringatan Resolusi Jihad pada 25 Oktober. Saat ini sedang kita matangkan persiapannya," kata Talkhis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.