KPU Mataram Coret Dukungan Golkar untuk Pasangan Petahana

Kompas.com - 26/08/2015, 15:32 WIB
KPU Mataram menyerahkan berkas dukungan kepada Partai Golkar. KOMPAS.com/ Karnia SeptiaKPU Mataram menyerahkan berkas dukungan kepada Partai Golkar.
|
EditorFarid Assifa
MATARAM, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mataram mencoret dukungan Partai Golkar untuk pasangan Ahyar Abduh dan Mohan Roliskana atau "Aman" dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2015. Pembatalan dukungan dilakukan dengan mencoret nama Partai Golkar pada formulir pendaftaran pasangan calon "Aman" oleh komisioner KPU Kota Mataram, Rabu (26/8/2015).

Pencoretan itu disaksikan oleh Panwaslu Kota Mataram dan partai koalisi pendukung pasangan "Aman" yaitu Partai Golkar, PKB, Hanura, PAN, PKS, PKPI dan Partai Nasdem. Pasangan "Aman" merupakan petahana yang mendaftar sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Mataram.

Ketua KPU Kota Mataram Ainul Asikin mengatakan, pembatalan dukungan Partai Golkar merupakan mekanisme yang harus ditempuh KPU untuk menindaklanjuti keputusan Panwaslu Kota Mataram dalam sengketa pilkada. Menurut dia, hal ini telah sesuai dengan petunjuk dari KPU RI.

"Golkar sudah keluar dari dukungan Aman, tinggal kita tunggu Golkar mendukung 'Sahaja'," kata Ainul Asikin.

Terkait hal ini, Ketua DPD II Golkar Kota Mataram H Ahyar Abduh menjelaskan, setelah Golkar dicoret dari koalisi pendukung pasangan "Aman,  selanjutnya Golkar akan mengusung pasangan "Sahaja" maju pada Pilkada Kota Mataram. Menurut dia, hal ini merupakan kebijakan Partai Golkar.

"Ibaratnya kendaraan sudah kita serahkan ke paket 'Sahaja', silakan dipergunakan sebaik-baiknya," kata Ahyar.

Sebelumnya, pasangan "Aman" mendapat dukungan 20 kursi di DPR. Dengan dicoretnya Partai Golkar, maka dukungan untuk pasangan "Aman" saat ini adalah 11 kursi atau sekitar 27 persen. Ahyar membantah pasangan "Sahaja" dikatakan sebagai pasangan boneka.

"Mau dinilai apa saja itu adalah hak dari masyarakat. Yang jelas kami punya tekad baik bagaimana pilkada yang merupakan perhelatan lima tahun, sebagai hak politik masyarakat untuk memilih pemimpin itu bisa berjalan," kata Ahyar.

Ia mengaku tidak khawatir jika nantinya pasangan "Aman" dan pasangan "Sahaja" bertarung dalam Pilkada. Menurut dia, target Golkar saat ini adalah demokrasi bisa berjalan di Kota Mataram.

"Persoalan nanti siapa yang dipilih masyarakat itulah hak politik rakyat untuk menentukan pilihan," kata Ahyar.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Divonis 3 Tahun Penjara, Penyuap Bupati Nonaktif Muara Enim: Saya Jalani dengan Ikhlas

Divonis 3 Tahun Penjara, Penyuap Bupati Nonaktif Muara Enim: Saya Jalani dengan Ikhlas

Regional
Penyuap Bupati Muara Enim Divonis 3 Tahun Penjara

Penyuap Bupati Muara Enim Divonis 3 Tahun Penjara

Regional
Menambang Pasir Ilegal di Sungai Progo Yogya dengan Mesin Sedot, Pria Ini Ditangkap

Menambang Pasir Ilegal di Sungai Progo Yogya dengan Mesin Sedot, Pria Ini Ditangkap

Regional
Antisipasi Virus Corona, Gubernur Olly Tunda Penerbangan dari China ke Manado

Antisipasi Virus Corona, Gubernur Olly Tunda Penerbangan dari China ke Manado

Regional
Polisi: Klaim yang Dilontarkan Petinggi Sunda Empire Tak Berdasar

Polisi: Klaim yang Dilontarkan Petinggi Sunda Empire Tak Berdasar

Regional
Kepala BNN Sebut Heroin dan Kokain Hanya Ada di Bali, Ini Kata Gubernur

Kepala BNN Sebut Heroin dan Kokain Hanya Ada di Bali, Ini Kata Gubernur

Regional
Penyebab Ratusan Ekor Kerbau Moa Mati Sepanjang 2019

Penyebab Ratusan Ekor Kerbau Moa Mati Sepanjang 2019

Regional
Virus Corona Merebak, Warga Tetap Gemar Makan Olahan Daging Kelelawar

Virus Corona Merebak, Warga Tetap Gemar Makan Olahan Daging Kelelawar

Regional
Mobil Patroli Digembok Dishub karena Parkir di Jalan, Polisi Minta Maaf

Mobil Patroli Digembok Dishub karena Parkir di Jalan, Polisi Minta Maaf

Regional
Gali Parit di Ladang Jagung, Warga Sragen Temukan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 4 Meter

Gali Parit di Ladang Jagung, Warga Sragen Temukan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 4 Meter

Regional
Istri Gubernur Akui Angka Stunting di Maluku Tinggi, Ini Penyebabnya

Istri Gubernur Akui Angka Stunting di Maluku Tinggi, Ini Penyebabnya

Regional
Risma Diduga Dihina di Facebook, Polisi Periksa 9 Orang

Risma Diduga Dihina di Facebook, Polisi Periksa 9 Orang

Regional
Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Tewasnya Siswi SMP di Tasikmalaya

Polisi Kesulitan Ungkap Penyebab Tewasnya Siswi SMP di Tasikmalaya

Regional
4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

4 Begal Sadis di Timika Diringkus Polisi, Salah Satunya Perempuan

Regional
Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X