Bayi Laki-laki Terbungkus Selimut Ditemukan di Gang Sempit

Kompas.com - 20/08/2015, 15:44 WIB
Ariyani saat menggendong bayi laki-laki yang ditelantarkan orangtuanya. KOMPAS.com/ Karnia SeptiaAriyani saat menggendong bayi laki-laki yang ditelantarkan orangtuanya.
|
EditorCaroline Damanik
MATARAM, KOMPAS.com - Bayi laki-laki terbungkus selimut ditemukan tergeletak di sebuah gang sempit di Desa Lendang Bajur, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) sekitar pukul 12.00 Wita, Selasa (18/8/2015).

"Saya temukan di gang depan rumah dibungkus selimut. Waktu itu dia nangis kepanasan karena matahari sedang terik-teriknya," kata Ariyani warga Desa Lendang Bajur, Kamis (20/8/2015).

Aktivis Lembaga Perlindungan Anak NTB Joko Jumadi menjelaskan, kondisi bayi pada saat ditemukan dalam kondisi sehat dengan berat 3,8 kilogram. Bayi laki-laki berusia dua bulan ini diduga sempat dirawat oleh orangtuanya sebelum ditelantarkan di pinggir jalan.

"Bayi kami bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk mendapatkan perawatan. Kalau dilihat kondisi, bayi sempat dirawat dulu oleh ibunya baru kemudian dilepas," kata Joko.

Ia mengatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan siapa orangtua yang tega menelantarkan bayi malang tersebut di gang. Saat ini, LPA fokus pada penyelamatan bayi. Selanjutnya, bayi malang ini dititipkan di tempat penitipan bayi.

Menurut data LPA NTB, ini adalah bayi ke-17 yang dibuang di Lombok sepanjang tahun 2015. 10 bayi di antaranya ditemukan meninggal dan 7 bayi ditemukan selamat. Menurut dia, dari 7 bayi yang selamat, 5 bayi telah diadopsi dan satu bayi masih mendapatkan perawatan di RS Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU).

"Satu bayi masih di RSU Tanjung untuk mendapat perawatan. Kita temukan dua minggu lalu dalam kondisi memprihatinkan karena ditemukan di kandang sapi dan sudah dikerubungi semut. Bayi kelihatannya dilahirkan dalam keadaan prematur, hanya 1,4 kilogram. Sekarang masih mendapat perawatan intensif," kata Joko.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X