Menyelam, Gubernur Maluku Temukan Dua Torpedo Peninggalan Jepang

Kompas.com - 12/08/2015, 13:05 WIB
Gubernur Maluku, Said Assagaf, saat memebrikan keterangan kepada waratwan di Ambon, Rabu (12/8/2015) KONTRIBUTOR KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYGubernur Maluku, Said Assagaf, saat memebrikan keterangan kepada waratwan di Ambon, Rabu (12/8/2015)
|
EditorCaroline Damanik
AMBON, KOMPAS.com — Dua torpedo peninggalan tentara Jepang ditemukan di dasar laut Teluk Ambon saat Gubernur Maluku Said Assagaff bersama sejumlah prajurit marinir menyelam di laut tersebut.

Dua torpedo itu ditemukan saat Said dan sejumlah prajurit marinir menyelam tak jauh dari pelabuhan TNI AL di kawasan Halong. Said sendiri dalam beberapa hari ini sedang mengikuti program latihan menyelam karena dia akan memimpin upacara HUT RI di bawah laut Teluk Ambon.

"Kami temukan saat latihan menyelam di dekat dermaga di Halong. Saya sempat pegang kedua bom itu dan saya tidak takut,” kata Said di Gedung Islamic Centre Ambon, Rabu (12/8/2015).

Dia mengungkapkan, dua torpedo yang ditemukan itu berukuran panjang sekitar dua meter dan 1,5 meter. Kedua torpedo itu juga menggunakan baling-baling di bagian ekornya. Menurut dia, kedua torpedo itu adalah peninggalan tentara Jepang.


"Itu peninggalan tentara Jepang. Di kedua bom itu juga masih ada baling-balingnya. Saya tidak tahu apakah masih aktif atau sudah tidak aktif, yang pasti masih utuh," ujarnya.

Terkait penemuan itu, dia pun meminta kepada kapal-kapal yang biasanya berlabuh di Teluk Ambon agar tidak membuang jangkar di lokasi penemuan kedua bom itu. "Kalau mau, Anda bisa ke sana dan menyelam untuk melihatnya," katanya.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X