Frekuensi Luncuran Awan Panas Sinabung Menurun, Kegempaan Masih Tinggi

Kompas.com - 03/08/2015, 12:21 WIB
Erupsi Gunung Sinabung disertai dengan luncuran awan panas terlihat dari Desa Jeraya, Karo, Sabtu (13/6/2015) . Gunung Sinabung yang kini masih berstatus Awas masih mengalami peningkatan aktivitas. TRIBUN MEDAN / DEDY SINUHAJIErupsi Gunung Sinabung disertai dengan luncuran awan panas terlihat dari Desa Jeraya, Karo, Sabtu (13/6/2015) . Gunung Sinabung yang kini masih berstatus Awas masih mengalami peningkatan aktivitas.
EditorCaroline Damanik

MEDAN, KOMPAS — Frekuensi luncuran awan panas Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menurun dibandingkan dengan dua hari sebelumnya. Namun, kegempaannya masih tinggi. Hingga pukul 12.00, Sabtu (1/8/2015), tercatat hanya satu kali terjadi luncuran awan panas selama 220 detik dengan jarak luncur dan tinggi kolom abu tidak teramati karena gunung tertutup kabut.

Meski demikian, kegempaan masih tinggi, seperti gempa guguran lava sebanyak 67 kali, gempa frekuensi rendah enam kali, sekali gempa hybrid, dan dua kali gempa vulkanik dalam. "Ini menunjukkan aktivitas Gunung Sinabung masih tinggi," kata pengamat Gunung Api Sinabung, Deri Al Hidayat, di Pos Pengamatan Erupsi Sinabung Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Karo.

Kamis lalu, awan panas guguran mencapai 14 kali dengan jarak luncur terpanjang mencapai 4.500 meter, sedangkan Jumat kemarin enam kali dengan jarak luncur terpanjang mencapai 4.000 meter.

Pasokan lava dari dalam perut Sinabung terus terjadi. Laju pertumbuhan lava mencapai 0,1 juta meter kubik per hari. "Memang sementara ini Sinabung relatif tenang, tetapi pasokan lava terus terjadi," tambah Deri.

Aktivitas Gamalama menurun

Aktivitas vulkanologi Gunung Gamalama di Ternate, Maluku Utara, terus menurun kendati tidak signifikan. Gunung dengan ketinggian 1.715 meter di atas permukaan laut itu tidak lagi menyemburkan abu vulkanik.

Berdasarkan pantauan Kompas pada Sabtu (1/8), material vulkanik yang keluar hanyalah asap putih tebal yang mengarah ke sisi barat laut. Asap putih tidak membahayakan warga yang tinggal di sana, terutama di Kelurahan Togafo dan Loto di Kecamatan Pulau Ternate.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setidaknya 1.506 warga di dua kelurahan itu sudah dipulangkan ke rumah masing-masing. Sebelumnya mereka mengungsi di pusat Kota Ternate.

Kepala Pos Pemantau Gunung Gamalama Darno Lamane mengatakan, status gunung masih pada level Waspada. Itu ditandai dengan beberapa kali gempa tremor terhitung sejak pukul 00.00 WIT. Peningkatan aktivitas yang disusul dengan erupsi terjadi pada Kamis, dua pekan lalu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Ternate Hasyim Yusuf mengatakan, tanggap darurut sudah dicabut. Kendati demikian, mereka tetap memantau kondisi gunung dan segara melakukan penyelamatan jika terjadi peningkatan aktivitas vulkanologi yang membahayakan warga.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.