Hampir 1 Juta Kendaraan Lintasi Tol Cipali Saat Mudik dan Balik Lebaran

Kompas.com - 26/07/2015, 20:41 WIB
Arus mudik kendaraan dua hari menjelang Idul Fitri di ruas tol pantura (Cipali dan Palikanci), Jawa Barat, tersendat sepanjang 42 kilometer, Rabu (15/7/2015). Arus kendaraan terpantau tersendat dari Ciperna (Tol Palikanci) kilometer 205 hingga Majalengka (Tol Cipali) kilometer 163. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO - ARI PRASETYOArus mudik kendaraan dua hari menjelang Idul Fitri di ruas tol pantura (Cipali dan Palikanci), Jawa Barat, tersendat sepanjang 42 kilometer, Rabu (15/7/2015). Arus kendaraan terpantau tersendat dari Ciperna (Tol Palikanci) kilometer 205 hingga Majalengka (Tol Cipali) kilometer 163.
|
EditorDesy Afrianti

JAKARTA, KOMPAS.com - Selama arus mudik dan balik Lebaran 2015, antusiasme masyarakat begitu tinggi terhadap Ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Dibandingkan dengan kondisi normal, volume lalu lintas arus mudik di Tol Cipali melonjak hingga lebih dari empat kali lipat saat posisi puncak.

Gelombang arus mudik mulai terlihat sejak H-7 Lebaran atau Jumat (10/7/2015) dengan jumlah kendaraan yang masuk melalui gerbang Tol Cikopo arah Palimanan tercatat sebanyak 27.313 unit.

Arus mudik ini mencapai puncaknya pada H-2 atau Rabu (15/7/2015) yakni sebanyak 63.872 kendaraan, atau lebih dari empat kali lipat dibandingkan kondisi normal.

Kepadatan kendaraan yang melalui gerbang Tol Cikopo arah Palimanan masih terus berlanjut hingga H-2 atau Minggu (19/7/2015) yakni sebanyak 25.567 kendaraan. Pada hari-hari selanjutnya, jumlah kendaraan yang masuk mulai normal, yakni rerata 15.000 unit per hari.

"Total arus mudik yang masuk melalui gerbang Tol Cikopo ke arah Palimanan sejak H-7 hingga H+9 tercatat 524.339 kendaraan," ujar Wakil Direktur Utama PT Lintas Marga Sedaya, Hudaya Arryanto, dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Minggu (26/7/2015).

Sementara arus balik dari Tol Cipali yang keluar melalui gerbang Tol Cikopo arah Jakarta mulai ramai sejak H+2 atau Minggu (19/7/2015) yang tercatat sebanyak 32.500 kendaraan, atau lebih dari dua kali lebih dibandingkan dengan kondisi normal.

Gelombang arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi dalam dua gelombang, yakni gelombang pertama H+2 hingga H+4 (21/7/2015) atau bertepatan dengan berakhirnya cuti bersama; dan gelombang kedua pada H+7 (24/7/2015) hingga H+9 (26/7/2015) bagi mereka yang memulai aktivitas pada Senin 27 Juli, ternyata terjadi secara merata.

SejakH+3 (20/7/2015) hingga H+7 (24/7/2015) dengan kisaran volume jumlah kendaraan rerata 50.000 unit per hari.

Posisi puncak arus balik terjadi pada H+5 atau Rabu (22/7/2015) yaitu sebanyak 56.022 kendaraan atau hampir empat kali lipat dibandingkan kondisi normal.

"Total arus balik yang keluar di gerbang Tol Cikopo ke arah Jakarta selama periode delapan hari, dari H-7 sampai dengan H+9 diperkirakan setara dengan jumlah volume kendaraan saat arus mudik," kata Hudaya. 

Dengan demikian, total volume kendaraan yang melewati Tol Cipali selama masa mudik dan balik Lebaran tahun ini mencapai 986.526 unit.

 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Pembakar Kantor Perkebunan Kelapa Sawit di Kalbar Ditetapkan sebagai Tersangka

3 Pembakar Kantor Perkebunan Kelapa Sawit di Kalbar Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswi Muslim di Padang Wajib Berjilbab | Sopir Perusahaan Jadi Dalang Kasus Perampokan

[POPULER NUSANTARA] Siswi Muslim di Padang Wajib Berjilbab | Sopir Perusahaan Jadi Dalang Kasus Perampokan

Regional
Kadiskominfo Payakumbuh Positif Covid-19

Kadiskominfo Payakumbuh Positif Covid-19

Regional
Rombongan Pengendara Motor Kocar-kacir Dipukuli Seorang Pemuda, Ternyata Ini Penyebabnya

Rombongan Pengendara Motor Kocar-kacir Dipukuli Seorang Pemuda, Ternyata Ini Penyebabnya

Regional
Sederet Fakta Musibah Gas Geothermal Mandailing Natal, 5 Warga Tewas, Kronologi hingga Penjelasan Pengelola

Sederet Fakta Musibah Gas Geothermal Mandailing Natal, 5 Warga Tewas, Kronologi hingga Penjelasan Pengelola

Regional
Akhyar Nasution: Saya Akan Pecahkan Rekor, Jadi Wali Kota Tak Sampai Seminggu

Akhyar Nasution: Saya Akan Pecahkan Rekor, Jadi Wali Kota Tak Sampai Seminggu

Regional
Manajemen Artis TikTok Pembuat Kerumunan di Madiun Mengaku Lalai: Kami Akan Lebih Hati-hati

Manajemen Artis TikTok Pembuat Kerumunan di Madiun Mengaku Lalai: Kami Akan Lebih Hati-hati

Regional
Gara-gara Ada 2 Kepala Dinas, Kantor Kadis PU Bina Marga Jember Disegel DPRD

Gara-gara Ada 2 Kepala Dinas, Kantor Kadis PU Bina Marga Jember Disegel DPRD

Regional
Kisah Suami Jebak Istri Bawa Sabu Biar Ditangkap Polisi, Ternyata Ini Motifnya

Kisah Suami Jebak Istri Bawa Sabu Biar Ditangkap Polisi, Ternyata Ini Motifnya

Regional
Begini Modus Oknum Pendamping PKH di Cianjur Gelapkan Dana Bansos

Begini Modus Oknum Pendamping PKH di Cianjur Gelapkan Dana Bansos

Regional
ASN Tertangkap Mesum di Mobil, Bupati: Kasus Ini Mencemarkan Nama Baik Pemkab Sampang

ASN Tertangkap Mesum di Mobil, Bupati: Kasus Ini Mencemarkan Nama Baik Pemkab Sampang

Regional
Bertambah, Pasien Covid-19 yang Sembuh Tanpa Dirawat di RS

Bertambah, Pasien Covid-19 yang Sembuh Tanpa Dirawat di RS

Regional
Soal Unggahan Bernada Rasial terhadap Natalius Pigai, Masyarakat Papua Diminta Tak Terprovokasi

Soal Unggahan Bernada Rasial terhadap Natalius Pigai, Masyarakat Papua Diminta Tak Terprovokasi

Regional
Lagi Menikmati Air Terjun, Dua Siswi Ini Tewas Terseret Air Bah

Lagi Menikmati Air Terjun, Dua Siswi Ini Tewas Terseret Air Bah

Regional
2.680 Dosis Vaksin Tiba di Tuban, Satgas Covid-19: Vaksinasi Diawali Pejabat Pemkab...

2.680 Dosis Vaksin Tiba di Tuban, Satgas Covid-19: Vaksinasi Diawali Pejabat Pemkab...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X