Pemicu Bentrok Warga di Pulau Haruku Ditangkap - Kompas.com

Pemicu Bentrok Warga di Pulau Haruku Ditangkap

Kompas.com - 25/07/2015, 14:02 WIB
AMBON, KOMPAS.com - Sempat melarikan diri usai membacok seorang warga Kabauw Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Sauki Sangadjikota akhirnya ditangkap. Anggota Brimob Polda Maluku menangkapnya di rumahnya di Desa Rohomoni.

Penangkapan Sauki terjadi pada Jumat (24/7/2015) malam. Saat penangkapan, Personel Brimob dilengkapi senjata laras panjang.

Kapolsek Pulau Haruku Iptu Pedy Latuconsina, membenarkan jika pelaku telah diringkus aparat Brimob.

“Dia ditangkap di rumahnya oleh anggota Brimob,” kata Pedy kepada Kompas.com saat dihubungi dari Ambon, Sabtu (25/7/2015) siang.

Selain menangkap Sauki, itu polisi juga telah memeriksa dua saksi untuk dimintai keterangannya lebih lanjut.

Saat ini, kata Pedy, pelaku telah dibawa ke kantor Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sebelumnya, Pedy mengatakan, pembacokan terhadap Pesmanur Karepesina, warga desa Kabauw, melibatkan Sauki dan dua orang lainnya, di kebun milik Pesmanur. Pesmanur terluka parah dan dirawat di rumah sakit di Tulehu. Setelah pembacokan, para pelaku melarikan diri ke hutan.

Pembacokan itu membuat warga Desa Rohomoni dan warga Desa Kabauw terlibat ketegangan yang berujung pada bentrokan.


EditorAna Shofiana Syatiri

Terkini Lainnya

 5 BERITA POPULER NUSANTARA: Turis Rusia yang Telantar hingga Harimau Terjebak di Lorong Pasar

5 BERITA POPULER NUSANTARA: Turis Rusia yang Telantar hingga Harimau Terjebak di Lorong Pasar

Regional
SBY: Rakyat Ingin Dengar Kebijakan dan Program Prabowo-Sandi

SBY: Rakyat Ingin Dengar Kebijakan dan Program Prabowo-Sandi

Nasional
5 Berita Populer: Pulang dari Bromo Turis Rusia Tidur di Kuburan hingga Matahari Buatan China

5 Berita Populer: Pulang dari Bromo Turis Rusia Tidur di Kuburan hingga Matahari Buatan China

Regional
Listrik Sulselrabar Padam, 3 Lokasi Kebakaran di Makassar

Listrik Sulselrabar Padam, 3 Lokasi Kebakaran di Makassar

Regional
Akui Dana Kampanye Menipis, Sandiaga Yakin Hal Itu Tidak Menjadi Kendala

Akui Dana Kampanye Menipis, Sandiaga Yakin Hal Itu Tidak Menjadi Kendala

Nasional
Timses Jokowi Setuju KPU Perpanjang Waktu Pemutakhiran DPT

Timses Jokowi Setuju KPU Perpanjang Waktu Pemutakhiran DPT

Nasional
Teka-teki Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Menemukan Titik Terang

Teka-teki Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Menemukan Titik Terang

Megapolitan
 Satu Keluarga Korban Pembunuhan  di Bekasi Dimakamkan di Kampungnya

Satu Keluarga Korban Pembunuhan di Bekasi Dimakamkan di Kampungnya

Regional
KPK Imbau Satu Tersangka Kasus Gratifikasi Dermaga Sabang Menyerahkan Diri

KPK Imbau Satu Tersangka Kasus Gratifikasi Dermaga Sabang Menyerahkan Diri

Nasional
Berita Populer: Jika AS Perang Lawan Rusia dan China, Saudi Akui Khashoggi Dimutilasi

Berita Populer: Jika AS Perang Lawan Rusia dan China, Saudi Akui Khashoggi Dimutilasi

Internasional
KPK Cari Pihak Lain yang Bertanggung Jawab terkait Kasus Bank Century

KPK Cari Pihak Lain yang Bertanggung Jawab terkait Kasus Bank Century

Nasional
Hujan Disertai Angin Kencang Akan Landa Jaksel dan Jaktim Hari Ini

Hujan Disertai Angin Kencang Akan Landa Jaksel dan Jaktim Hari Ini

Megapolitan
Opsi KPU untuk Jalan Tengah Polemik Pencalonan OSO sebagai Anggota DPD

Opsi KPU untuk Jalan Tengah Polemik Pencalonan OSO sebagai Anggota DPD

Nasional
Menilik Gaya Komunikasi Politik 'Sontoloyo' ala Jokowi dan 'Tampang Boyolali' ala Prabowo

Menilik Gaya Komunikasi Politik "Sontoloyo" ala Jokowi dan "Tampang Boyolali" ala Prabowo

Nasional
Kerugian Negara Dikembalikan, Pejabat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Sampah Tidak Ditahan

Kerugian Negara Dikembalikan, Pejabat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Sampah Tidak Ditahan

Regional

Close Ads X