Kompas.com - 15/07/2015, 14:34 WIB
12 siswa SMAN 3 dan SMAN 5 Bandung akan berangkat ke Amerika Serikat untuk menjadi delegasi dalam acara International Leadership Academic Bandung City. Secara simbolis, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melakukan pelepasan para siswa yang akan berangkat pada 18 Juli mendatang di Balai Kota Bandung, Rabu (15/7/2015). KOMPAS.com/Rio Kuswandi12 siswa SMAN 3 dan SMAN 5 Bandung akan berangkat ke Amerika Serikat untuk menjadi delegasi dalam acara International Leadership Academic Bandung City. Secara simbolis, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melakukan pelepasan para siswa yang akan berangkat pada 18 Juli mendatang di Balai Kota Bandung, Rabu (15/7/2015).
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com
- Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melepas 12 siswa-siswi SMA asal SMA 5 dan SMA 8 Kota Bandung ke Amerika Serikat. Pelepasan disaksikan guru dan orangtua.

Pria yang kerap disapa Emil itu mengatakan, para siswa ini akan menjadi 'Delegasi International Leadirship Academic Bandung City' di AS selama 21 hari dari tanggal 18 Juli.

"Secara resmi, kalian saya lepas. Mudah-mudahan mendapat banyak manfaat di sana dan dapat kembali ke Kota Bandung dengan selamat," kata .

"Mereka akan melakukan latihan kepemimpinan International di Amerika atau namanya International Leadership Academic," kata Emil di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Bandung, Jawa Barat, Rabu (15/7/2015) siang.

Selama 21 hari itu, lanjut Emil, mereka akan mengunjungi tiga Kota di Amerika itu, yakni, Texas, Las Vegas dan Los Angeles. Selain belajar kepemimpinan, mereka akan menjadi duta besar Bandung untuk Amerika.

"Mereka akan menjelaskan tentang Indonesia kepada masyarakat Amerika, mereka akan bicara Bandung, bicara demokrasi, bicara pancasila, bicara islam, bicara soal kuliner di Bandung dan bicara soal anak-anak muda di Bandung," kata dia.

Emil menjelaskan, program ini memang mengundang bibit-bibit muda berbakat untuk melakukan pembelajaran kepemimpinan internasional. Para peserta dari Bandung yang terpilih terdiri dari dua siswa dan sepuluh siswi.

"Sementara ini, yang diberangkatkan hanya dari SMA 5 dan 8. Ini program dari Amerika, syaratnya, anaknya percaya diri dan bisa berbahasa Inggris dengan baik dan benar, dan memang dibiayai oleh orang tuanya masing-masing," katanya.

Emil tidak menjelaskan, biaya yang dikeluarkan orangtua untuk mengikutsertakan anak-anaknya dalam program ini. Namun, Emil berharap, program-program semacam ini terus berlanjut ke depannya, tidak hanya ke AS, tetapi juga ke negara-negara lain.

"Jadi, yang seperti ini tuh memang bagus. Jadi, semakin anak-anak kita banyak bergaul secara internasional, semakin banyak pikirannya dan wawasannya lebih berkembang," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Ramadhan dan Lebaran Usai, Wagub Uu Ajak ASN Semangat Laksanakan Tugas

Regional
Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Jadwal Masuk Sekolah Ditunda, Ridwan Kamil: Kami Apresiasi, asal Tidak Mengganggu KBM

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.