"Kata Abang, Naik Hercules Lebih Murah" - Kompas.com

"Kata Abang, Naik Hercules Lebih Murah"

Kompas.com - 01/07/2015, 13:33 WIB
TRIBUN MEDAN/DEDY SINUHAJI Petugas gabungan melakukan proses pencarian korban penumpang pesawat Hercules C-130 milik TNI AU yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, Selasa (30/6/2015). Pesawat jatuh pada pukul 12.08 WIB, dua menit setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Soewondo saat hendak menuju Tanjung Pinang.

PEMATANGSIANTAR, KOMPAS.com
 — Warga Pematangsiantar, Oloan Pardamean Sinaga, keluarga dari korban jatuhnya pesawat Hercules, menceritakan ihwal lima anggota keluarganya yang menaiki pesawat militer itu. Abangnya, Pendeta Sahat Sinaga, ikut serta di dalam pesawat tersebut.

"Saya rasa kekurangan uang abang itu, makanya berangkat naik pesawat itu. Soalnya waktu saya tambahi uang untuk ongkos abang itu, abang itu senang," ujarnya ketika berbincang di kediaman orangtuanya di Jalan Pattimura, Rabu (1/7/2015)

Ia mengatakan, abangnya menyampaikan banyak terima kasih kepadanya saat menerima uang.

"Katanya, membantu kalilah bantuanmu ini anggi (adik), sambil memeluk aku," ujarnya sambil meneteskan air mata.

Ia menuturkan, abangnya memesan tiket pesawat dari seorang jemaat GPdI di Natuna yang juga seorang anggota TNI.

dok.Tribunnews Warga Pematangsiantar, Oloan Pardamean Sinaga, keluarga korban jatuhnya pesawat Hercules, menceritakan ikhwal lima keluarganya menaiki pesawat militer itu, seperti ditayangkan oleh Tribunnews.

"Abang itu memesan tiketnya dari jemaatnya di Natuna. Kata abang itu, jemaatnya ini anggota TNI di Natuna bermarga Nababan," ujarnya.

Ia menuturkan, abangnya awalnya memesan tiket untuk sembilan anggota keluarga. Namun, akhirnya ia hanya memesan lima tiket karena empat orang tidak jadi pergi karena dilarang keluarga," ujarnya.

Ketika ditanya berapa harga tiketnya, Oloan mengaku tidak tahu pasti. Namun, ia yakin biaya naik Hercules lebih murah dari harga penerbangan komersial.

"Nggak dikasih tahunya, tapi lebih murahlah kata abang itu," ujarnya.

Beberapa keluarga korban yang dijumpai di RSUP Adam Malik ada yang mengatakan, biaya naik Hercules yang akhirnya jatuh adalah Rp 800.000 per orang.

Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Agus Supriatna saat dikonfirmasi tentang hal ini membantah bahwa Hercules milik TNI AU dikomersialkan.

"Jika ada bukti dikomersialkan, kita akan pecat oknum yang terlibat," ujarnya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorCaroline Damanik

Terkini Lainnya

Ketua KPU Persilakan Para Calon Kunjungi Lembaga Pendidikan asal...

Ketua KPU Persilakan Para Calon Kunjungi Lembaga Pendidikan asal...

Regional
Ada Pekerjaan 'Skybridge', Jalan Jatibaru Raya Dibuka Terbatas

Ada Pekerjaan "Skybridge", Jalan Jatibaru Raya Dibuka Terbatas

Megapolitan
Pengamat: Kampanye Negatif Boleh, tetapi Kampanye Positif Harus Diutamakan

Pengamat: Kampanye Negatif Boleh, tetapi Kampanye Positif Harus Diutamakan

Nasional
PPSU Temukan Botol Miras dalam Pembongkaran Rumah di Pekojan Jakbar

PPSU Temukan Botol Miras dalam Pembongkaran Rumah di Pekojan Jakbar

Megapolitan
ITB Harap Penelitiannya Berguna untuk Rekonstruksi Palu Pasca-Bencana

ITB Harap Penelitiannya Berguna untuk Rekonstruksi Palu Pasca-Bencana

Edukasi
Gelapkan 51 Sepeda Motor, Dua Ibu Rumah Tangga Ditangkap

Gelapkan 51 Sepeda Motor, Dua Ibu Rumah Tangga Ditangkap

Regional
3 Lokasi Ini Dipertimbangkan Jadi Area Hunian Tetap Bagi Korban Gempa Sulteng

3 Lokasi Ini Dipertimbangkan Jadi Area Hunian Tetap Bagi Korban Gempa Sulteng

Nasional
Kekeringan, 1.000 ASN Kota Bandung Gelar Shalat Minta Hujan di Balai Kota

Kekeringan, 1.000 ASN Kota Bandung Gelar Shalat Minta Hujan di Balai Kota

Regional
Polri: Banyak yang Catut Nama Kapolri Tito Karnavian

Polri: Banyak yang Catut Nama Kapolri Tito Karnavian

Nasional
Sambangi Syafi'i Maarif, Ma'ruf Amin Minta Saran Terkait Pilpres

Sambangi Syafi'i Maarif, Ma'ruf Amin Minta Saran Terkait Pilpres

Nasional
Perpanjangan Ganjil-Genap demi Penuhi Target Kecepatan 21 Km Per Jam

Perpanjangan Ganjil-Genap demi Penuhi Target Kecepatan 21 Km Per Jam

Megapolitan
Tak Ada di RKPD, Taufik Paksa Anggaran Rehab Kantor Lurah dan Camat Masuk APBD

Tak Ada di RKPD, Taufik Paksa Anggaran Rehab Kantor Lurah dan Camat Masuk APBD

Megapolitan
Selasa, Polisi Periksa Sohibul Iman Terkait Laporan Fahri Hamzah

Selasa, Polisi Periksa Sohibul Iman Terkait Laporan Fahri Hamzah

Megapolitan
Surabaya Dilewati Dua Sesar Aktif Berpotensi Gempa, Apa yang Dilakukan Pemkot?

Surabaya Dilewati Dua Sesar Aktif Berpotensi Gempa, Apa yang Dilakukan Pemkot?

Regional
PKS Perbolehkan Kampanye Negatif, Ini Tanggapan Ketua Bawaslu

PKS Perbolehkan Kampanye Negatif, Ini Tanggapan Ketua Bawaslu

Nasional
Close Ads X