Komnas Anak Akan Ambil Alih Hak Asuh Angeline - Kompas.com

Komnas Anak Akan Ambil Alih Hak Asuh Angeline

Kompas.com - 25/05/2015, 06:20 WIB
KOMPAS.com/SRI LESTARI Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait memperlihatkan foto Angeline

DENPASAR, KOMPAS.com - Komisi Nasional Perlindungan Anak akan mengambil alih hak asuh sementara terhadap Angeline (8), bocah yang hilang sejak Sabtu 16 Mei 2015 di depan rumahnya, Jalan Sedap Malam, Denpasar. Hal ini dilakukan pasca-kunjungan tim Komnas Perlindungan Anak ke rumah orang tua angkat Angeline, Margareta.

“Kita akan mengambil alih sementara (pengasuhan). Ini untuk pengasuhan kita (Komnas PA) dulu sampai Angeline (diketahui) trauma, mau pulang apa tidak, ya seperti reintegrasi lah. Karena anak itu tinggal dalam lingkungan yang tidak layak,” kata Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, Denpasar, Bali, Senin(25/5/2015).

Menurut Arist, rumah kumuh yang dikelilingi kandang ayam yang berjumlah ratusan ekor dan juga ada beberapa anjing menyebabkan tempat tinggal Angeline dianggap tidak layak. Bau tidak sedap dari kotoran ayam juga mengganggu pertumbuhan anak. (Baca: Komnas Anak Nyatakan Rumah Bocah Angeline Tak Layak Huni)

Padahal, ibu angkatnya sendiri tergolong orang mampu, memiliki rumah di beberapa kota dan juga mobil. Cara mendidik dari ibu angkatnya juga dianggap kurang baik.

“Dengan berteriak dan sebagainya itu, oleh anak dianggap sebagai hal bentuk kekerasan. Tapi menurut ibunya itu adalah proses pendidikan," ucap Arist.

"Itu yang tidak ketemu (pemahaman). Sehingga anak ini merasa bahwa dia korban dari kekerasan itu (mental), itu yang perlu diklarifikasi. Untuk itu patut ditemukan segera mungkin,” ujarnya.

Tim Komnas Perlindungan Anak yang berjumlah tiga orang ini, setelah semalam berkunjung ke rumah orang tua angkat Angeline, hari ini akan berkunjung ke Polresta Denpasar dan Polda Bali untuk bersama-sama mencari keberadaan si anak yang sudah lebih dari seminggu menghilang.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorBayu Galih

Terkini Lainnya

Kerugian Negara Dikembalikan, Pejabat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Sampah Tidak Ditahan

Kerugian Negara Dikembalikan, Pejabat Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Sampah Tidak Ditahan

Regional
Alasan 6 KPU Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih

Alasan 6 KPU Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih

Nasional
Universitas Brawijaya Raih Juara Umum UTU Award 2018

Universitas Brawijaya Raih Juara Umum UTU Award 2018

Edukasi
Sebuah Gudang Bank BNI di Kota Palopo Terbakar

Sebuah Gudang Bank BNI di Kota Palopo Terbakar

Regional
KPK Telusuri Pembahasan Rencana Tata Ruang Terkait Proyek Meikarta

KPK Telusuri Pembahasan Rencana Tata Ruang Terkait Proyek Meikarta

Nasional
Pekerja Proyek Pembangunan Bandara NYIA Tewas Setelah Terjatuh ke Saluran Air

Pekerja Proyek Pembangunan Bandara NYIA Tewas Setelah Terjatuh ke Saluran Air

Regional
Saat Ketua KPK Blusukan ke Sungai Mahakam dan Temukan Penumpukan Batubara Ilegal

Saat Ketua KPK Blusukan ke Sungai Mahakam dan Temukan Penumpukan Batubara Ilegal

Regional
Tim Mapagama UGM Siap Arungi Sungai Franklin Australia

Tim Mapagama UGM Siap Arungi Sungai Franklin Australia

Edukasi
Kasus Jamal Khashoggi, Saudi Tak Bakal Turuti Permintaan Turki

Kasus Jamal Khashoggi, Saudi Tak Bakal Turuti Permintaan Turki

Internasional
Poster Jokowi-Ma'ruf Dipasang di Tempat Ibadah di Garut, Tim Lakukan Investigasi

Poster Jokowi-Ma'ruf Dipasang di Tempat Ibadah di Garut, Tim Lakukan Investigasi

Nasional
6 Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu

6 Provinsi Belum Selesaikan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu

Nasional
Kronologi Pelaku Perampokan Sopir Taksi 'Online' Serahkan Diri karena Takut Ditembak Polisi

Kronologi Pelaku Perampokan Sopir Taksi "Online" Serahkan Diri karena Takut Ditembak Polisi

Regional
Kelompok Kerja Guru Mandiri Melawan 'Efek Mattew' di Kaltara

Kelompok Kerja Guru Mandiri Melawan 'Efek Mattew' di Kaltara

Edukasi
Jika Perang Lawan Rusia dan China, AS Terancam Kalah

Jika Perang Lawan Rusia dan China, AS Terancam Kalah

Internasional
Kisah Henita Cari Anak Pasca-gempa di Petobo, Melacak dengan Cinta hingga Ucapan Ulang Tahun

Kisah Henita Cari Anak Pasca-gempa di Petobo, Melacak dengan Cinta hingga Ucapan Ulang Tahun

Regional

Close Ads X