Kompas.com - 16/03/2015, 10:55 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
SALATIGA, KOMPAS.com — Mahasiswa dan pelajar yang ada di Salatiga dan sekitarnya diimbau untuk tidak terpancing dengan insiden bentrokan mahasiswa asal Indonesia timur dan warga Kopeng, Kabupaten Semarang, yang terjadi pada Minggu (15/3/2015) dini hari.

Melalui mantan Ketua Himpunan Mahasiswa dan Pelajar Papua Barat (Himpar) Moresbi Sawor, mahasiswa  diminta agar menjadikan peristiwa itu sebagai pelajaran agar berhati-hati dalam bersikap.

"Kami imbau agar teman-teman jangan terpancing situasi. Ambil pelajaran bagi kita semua. Kalau ada kelulusan, syukurannya yang biasa-biasa saja. Tidak usah party-party seperti kemarin yang akhirnya merepotkan banyak orang," kata Moresbi, Senin (16/3/2015).

Moresbi juga mengaku perlu meluruskan pemberitaan yang berkembang. Dia menyebutkan, kegiatan yang digelar di Wisma Renata, Kopeng, digelar oleh mahasiswa asal Sumba, NTT, bukan mahasiswa asal Papua.

"Acara itu bukan kita anak-anak Papua yang buat, melainkan mahasiswa Sumba. Kita hanya diundang," kata dia. (Baca: Puluhan Mahasiswa Papua Bentrok dengan Warga Kopeng)

Terlepas dari itu, jika ada mahasiswa asal Papua yang terbukti terlibat dalam bentrokan tersebut, dia pun menyerahkan sepenuhnya semua proses hukum kepada pihak kepolisian, termasuk kemungkinan sanksi akademik yang akan dijatuhkan oleh pihak kampus UKSW.

Sementara itu, perkembangan proses hukum di Polres Semarang terkait insiden bentrok mahasiswa Indonesia timur dengan warga Kopeng, sedikitnya lima mahasiswa masih diperiksa secara intensif oleh penyidik.

"Masih lima (diperiksa), yang masuk unsur (pidana) hanya dua mahsiswa," kata Kasatreskrim Polres Semarang AKP Herman Sophian.

Di tengah proses hukum yang berjalan, imbuh Herman, kedua belah pihak, antara mahasiswa Indonesia timur dan warga Kopeng, saat ini tengah dalam proses mediasi guna menyelesaikan permasalahan. "Masih lima (yang ditahan). Namun, kedua pihak mengajukan mediasi karena ada korban," imbuh Herman. (Baca: Bentrok Mahasiswa dengan Warga Kopeng Dipicu Suara Motor)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Arief Berikan Respons Positif akan Rencana IPB Dirikan Sekolah Peternakan Rakyat di Blora

Bupati Arief Berikan Respons Positif akan Rencana IPB Dirikan Sekolah Peternakan Rakyat di Blora

Regional
USAID dan CCBO Kagum dengan Aksi Warga Kelola Sampah di Makassar

USAID dan CCBO Kagum dengan Aksi Warga Kelola Sampah di Makassar

Regional
Peringati HUT Ke-127 Kota Negara, Bupati Jembrana Ikuti Pawai Budaya Jagat Kerthi

Peringati HUT Ke-127 Kota Negara, Bupati Jembrana Ikuti Pawai Budaya Jagat Kerthi

Regional
Sigap Atasi Inflasi di Riau, Gubernur Syamsuar Gencarkan Operasi Pasar

Sigap Atasi Inflasi di Riau, Gubernur Syamsuar Gencarkan Operasi Pasar

Regional
Peringati HUT Ke-77 RI, Bupati Blora Berkunjung ke Rumah Veteran dan Purnawirawan

Peringati HUT Ke-77 RI, Bupati Blora Berkunjung ke Rumah Veteran dan Purnawirawan

Regional
Bekerja Sama dengan TP PKK, Pemkab Jembrana Salurkan 15,1 Ton Beras Bansos

Bekerja Sama dengan TP PKK, Pemkab Jembrana Salurkan 15,1 Ton Beras Bansos

Regional
Kasus Covid-19 Naik, Bupati Wonogiri Minta Warga Taati Prokes

Kasus Covid-19 Naik, Bupati Wonogiri Minta Warga Taati Prokes

Regional
Momen HUT Ke-77 RI, Bupati Jekek Ajak Warga Bangun Kembali Harapan yang Hilang

Momen HUT Ke-77 RI, Bupati Jekek Ajak Warga Bangun Kembali Harapan yang Hilang

Regional
HUT Ke-77 RI, Walkot Madiun Minta Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Hal-hal Positif

HUT Ke-77 RI, Walkot Madiun Minta Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Hal-hal Positif

Regional
Pemkot Makassar Ajak Penyandang Disabilitas Rayakan HUT Ke-77 RI

Pemkot Makassar Ajak Penyandang Disabilitas Rayakan HUT Ke-77 RI

Regional
Momen HUT Ke-77 RI, Ganjar Ajak Mantan Napiter Berikan Pemahaman Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

Momen HUT Ke-77 RI, Ganjar Ajak Mantan Napiter Berikan Pemahaman Bahaya Intoleransi dan Radikalisme

Regional
HUT Ke-77 RI, Pemkab Trenggalek Beri Ruang Berekspresi bagi Penari Anak-anak

HUT Ke-77 RI, Pemkab Trenggalek Beri Ruang Berekspresi bagi Penari Anak-anak

Regional
Peringati HUT Ke-77 RI, Desa Wisata Tebing Lingga Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

Peringati HUT Ke-77 RI, Desa Wisata Tebing Lingga Siap Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa

Regional
Peringati HUT Ke-72 Jateng, Bupati Blora Kenakan Pakaian Adat Sikep Samin

Peringati HUT Ke-72 Jateng, Bupati Blora Kenakan Pakaian Adat Sikep Samin

Regional
Bupati Jekek Minta Gerakan Pramuka Peka Terhadap Persoalan Bangsa dan Penderitaan Sesama

Bupati Jekek Minta Gerakan Pramuka Peka Terhadap Persoalan Bangsa dan Penderitaan Sesama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.