Kompas.com - 09/03/2015, 17:24 WIB
Wina tak memiliki kriteria pria yang menjadi suaminya KOMPAS.com/ wijaya kusumaWina tak memiliki kriteria pria yang menjadi suaminya
|
EditorCaroline Damanik

YOGYAKARTA, KOMPAS.com
 — Wina Lia (40) mengaku tidak memiliki kriteria khusus untuk menjadi calon suaminya. Baginya, yang terpenting mau membeli rumahnya dan laki-laki itu bertanggung jawab serta mampu menjadi imam bagi dirinya dan anak-anaknya.

"Setiap kali berhubungan, saya selalu gagal. Sudah dua kali putus," ujar Wina Lia, Senin (9/3/2015).

"Keinginan saya rumah ini laku. Tapi kalaupun ketemu jodoh lain, ya yang penting masih single, entah perjaka atau duda, bertanggung jawab dan dewasa," tambahnya kemudian.

Selain itu, dia menginginkan suami yang bisa mengarahkan dan membimbingnya dalam hal agama. Menurut dia, perlu ada sosok seorang ayah yang baik bagi anak-anaknya.

"Yang penting lagi Muslim dan bisa menjadi imam. Bisa mengarahkan saya memakai hijab juga," tegasnya.

Perempuan cantik yang juga memiliki usaha salon ini mengungkapkan, setiap malam dia selalu meminta kepada Allah agar diberikan suami yang baik dan bertanggung jawab. Selain itu, dia juga memohon agar rumahnya segera laku sehingga utangnya di bank bisa segera lunas.

"Setiap malam saya shalat, meminta kepada Allah agar diberikan suami yang baik dan rumah ini laku. Saya sudah pusing dan tidak mampu menanggung beban ini sendirian," tandasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wina menceritakan, rumahnya di Randu Gunting Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, dibangun pada tahun 2013. Dia membangun rumah itu karena almarhumah ibunya meminta agar dirinya tinggal tidak jauh dari keluarga. Karena keinginan sang ibu, akhirnya Wina meminjam uang dari bank untuk memenuhi nazar itu dengan membangun rumah.

"Tahun 2012 ibu meninggal. Sebelumnya meminta saya membangun rumah di sini. Saya kredit di bank, angsurannya juga besar," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah situs jual beli rumah heboh dengan ditawarkannya satu rumah dengan luas 523 meter persegi seharga Rp 999.000.000 di Randu Gunting Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Di iklan tersebut tertulis seperti ini, "Penawaran Langka Abad Ini!!! Beli rumahnya bisa mengajak pemiliknya menikah (Syarat dan ketentuan berlaku) hanya untuk pembeli serius dan tanpa nego". Baca: Beli Rumah Sekaligus Nikahi Pemiliknya, Mau?.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X