Polisi Tak Sepelekan Teror ke Gereja Katedral

Kompas.com - 24/12/2014, 19:02 WIB
Umat Kristianiberibadah Natal di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Rabu (25/12/2013). WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHAUmat Kristianiberibadah Natal di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Rabu (25/12/2013).
EditorHindra Liauw
SEMARANG, KOMPAS.com - Pihak kepolisian menyatakan tidak akan menyepelekan berbagai bentuk teror yang ditujukan ke Gereja Katedral Semarang menjelang perayaan Natal.

”Ada surat kaleng yang dikirim secara berulang setiap tahun,” kata Kepala Polrestabes Semarang Komisaris Besar Djihartono, Rabu (24/12), di Semarang, Jawa Tengah.

Menurut dia, surat berisi ancaman tersebut selalu ditindaklanjuti meski selalu berulang terjadi menjelang perayaan Natal di gereja tersebut.

”Sudah identifikasi identitas pengirim surat kaleng tersebut. Kalau melihat kondisi fisiknya, bisa juga belum tentu orang itu yang melakukannya,” kata Djihartono.

Secara terpisah, salah seorang pengurus Gereja Katedral Semarang, Romo Luhur Prihadi, mengemukakan, surat teror tersebut sudah berulang kali ditujukan ke gereja tersebut dengan identitas pengirim yang lengkap. ”Selalu kami laporkan ke kepolisian dan sudah ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ancaman teror tersebut terakhir dilakukan pada saat perayaan Paskah lalu. Luhur juga mendapat laporan dari jemaat yang menerima pesan singkat yang berisi teror.

Dengan pengamanan gabungan dari kepolisian, TNI, dan elemen masyarakat lainnya, kata dia, perayaan Natal di Gereja Katedral diharapkan berjalan lancar.

Sementara itu, Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Mabes Polri melakukan pengecekan langsung personel yang ditugaskan dalam pengamanan sejumlah gereja di Jawa Tengah sebelum pelaksanaan ibadah Natal.

Inspektur Wilayah III Itwasum Markas Besar Polri Brigadir Jenderal Dewa Parsana saat mengecek kesiapan personel keamanan di Gereja Katedral Semarang, Rabu, mengatakan, pengecekan ini dilakukan untuk memastikan petugas yang ditugasi sudah berada di masing-masing tempat.

”Kami ingin memastikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” katanya.

Menurut dia, seluruh personel yang ditugaskan menempati posisi sesuai yang diperintahkan.

Ia mengharapkan pelaksanaan perayaan Natal dan pergantian tahun dapat berlangsung dengan aman.

Djihartono menyebutkan, terdapat sekitar 246 gereja yang tersebar di berbagai wilayah di Semarang. Sebanyak 46 gereja di antaranya yang menjadi prioritas pengamanan.

Ia menambahkan untuk memudahkan pelaksanaan pengamanan, jemaat yang akan datang beribadah diimbau untuk tidak membawa tas. (Antara)

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Parepare Diterkam Buaya Saat Menjaring Ikan

Warga Parepare Diterkam Buaya Saat Menjaring Ikan

Regional
Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Soal Banjir, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pihak Pengembang dan Pemkot

Regional
Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Tangkap 3 Residivis Curanmor di Cianjur, 1 Orang Ditembak Polisi

Regional
Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Kesaksian Penumpang Selamat di Kapal Wartawan Istana yang Terbalik di Labuan Bajo

Regional
Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Wartawan Istana Penumpang Kapal Tenggelam Dievakuasi ke Hotel Plataran

Regional
Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Rekonstruksi Kasus Mahasiswi UIN Makassar Dibunuh Pacar, Pemeran Pengganti Tiba-tiba Kesurupan

Regional
Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Fakta Baru Kasus Pemerkosaan yang Melibatkan Pasutri di Bima

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Kapal Wartawan Istana Terbalik, Diduga karena Hantaman Ombak

Regional
Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Kapal Wartawan Istana Terbalik di Labuan Bajo, Semua Penumpang Selamat

Regional
Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Gubernur Kaltim: Dari Kuda Makan Tembaga Sampai Kuda Makan Mentega, Samarinda Sudah Banjir

Regional
Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Kapal Pinisi yang Tenggelam di Labuan Bajo Milik Hotel Plataran

Regional
Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Mendapat Kabar Anaknya Tewas di Indekos, Orangtua Korban Tak Percaya Dipikir Penipuan

Regional
Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat Ditanya soal Makam Janinnya

Ratu Keraton Agung Sejagat Selalu Menangis Saat Ditanya soal Makam Janinnya

Regional
Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500.000 dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Kisah Lengkap Pasutri Bayar Persalinan Rp 500.000 dengan Uang Koin, Bongkar Celengan Selama 9 Bulan

Regional
Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Membawa 6 Wartawan Istana Presiden

Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Membawa 6 Wartawan Istana Presiden

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X