Pengungsi Banjir Keluhkan ISPA dan Penyakit Kulit

Kompas.com - 24/12/2014, 17:22 WIB
Banjir di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, semakin meluas dan jumlah pengungsi pun terus bertambah. Gambar diambil di wilayah Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa (23/12/2014). KOMPAS.com/Reni SusantiBanjir di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, semakin meluas dan jumlah pengungsi pun terus bertambah. Gambar diambil di wilayah Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa (23/12/2014).
|
EditorFarid Assifa
BANDUNG, KOMPAS.com – Memasuki hari keenam musibah banjir di Bandung selatan, para pengungsi mengeluhkan sejumlah penyakit. Di antaranya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare, gatal-gatal, pusing, hingga pegal-pegal.

“Pengungsi makin banyak yang berdatangan. Hingga jam 12 siang tadi yang dating ke sini 100 orang. Mereka mengeluhkan sejumlah penyakit, terutama ISPA, gatal-gatal, pusing hingga pegal,” ujar petugas medis Puskesmas Dayeuhkolot, Evi Hanafiah, Rabu (24/12/2014).

Evi menjelaskan, penyakit yang dikeluhkan merupakan dampak dari kondisi lembab akibat banjir. Untuk yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, pihaknya membawa pasien ke RS Al Ihsan yang berada di Baleendah, Bandung.

“Sudah ada beberapa warga yang dirujuk ke Al Ihsan,” ungkapnya.

Evi mengimbau, bagi pengungsi maupun korban banjir yang hingga kini masih bertahan di rumahnya untuk tidak menganggap enteng penyakit yang dideritanya. Bila kondisi badan terasa tidak enak, silakan datang ke sejumlah titik pengobatan gratis, seperti di Koramil 0908 Dayeuhkolot dan Puskesmas Dayeuhkolot.

Ketika ditanya mengenai stok obat, Evi menambahkan, hingga kini persediaannya masih aman. Meski demikian, ia tidak memungkiri, dengan kondisi banjir yang seperti ini, persediaan obat akan habis.

“Sebenarnya kalau kehabisan obat tinggal minta saja ke Dinas Kesehatan. Namun masalahnya, tempat pengungsian Dayeuhkolot ini terkepung banjir. Akses menuju ke sini agak sulit,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Marlan mengungkapkan, jumlah pengungsi korban banjir terus meningkat. Hingga Rabu siang, pengungsi mencapai 10.136 jiwa, di antaranya 99 ibu hamil, 665 balita dan 181 lansia. Mereka menempati 25 titik pengungsian yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Dayeuhkolot, Bojongsoang dan Baleendah.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Regional
Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Regional
Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Regional
Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Regional
Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Regional
Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Regional
Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Regional
Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Regional
15 ASN Pemkab Ponorogo Positif Covid-19

15 ASN Pemkab Ponorogo Positif Covid-19

Regional
Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu Ini Lebih Rendah

Intensitas Kegempaan Gunung Merapi Minggu Ini Lebih Rendah

Regional
Video Hoaks Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru Beredar di Medsos

Video Hoaks Aliran Lahar Dingin Gunung Semeru Beredar di Medsos

Regional
Tambah 3 Orang, Kini Ada 5 Anggota DPRD Lamongan Positif Covid-19

Tambah 3 Orang, Kini Ada 5 Anggota DPRD Lamongan Positif Covid-19

Regional
Angka Kematian akibat Covid-19 di Banyumas Meningkat, Tiap Hari Lebih dari 5 Orang

Angka Kematian akibat Covid-19 di Banyumas Meningkat, Tiap Hari Lebih dari 5 Orang

Regional
17 Hari Hilang, Keberadaan Prada Hengky Masih Misteri, Pencarian Tetap Dilanjutkan

17 Hari Hilang, Keberadaan Prada Hengky Masih Misteri, Pencarian Tetap Dilanjutkan

Regional
Debat Pilkada Pandeglang Memanas, Petahana Pamer Bangun Jalan Rusak, Thoni Sebut Irna Bohongi Publik

Debat Pilkada Pandeglang Memanas, Petahana Pamer Bangun Jalan Rusak, Thoni Sebut Irna Bohongi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X