Pelajar Ini Pingsan Dikeroyok Orangtua Siswa dan Preman Bayaran

Kompas.com - 12/12/2014, 10:30 WIB
Seorang siswa di Polewali mandar terbaring di rumah sakit uum daerah Polewali mandar seteleh dikeroyok salah satu orang tua siswa  karena keberatan anaknya terlibat cekcok dnegan korban. KOMPAS.ComSeorang siswa di Polewali mandar terbaring di rumah sakit uum daerah Polewali mandar seteleh dikeroyok salah satu orang tua siswa karena keberatan anaknya terlibat cekcok dnegan korban.
|
EditorGlori K. Wadrianto
POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Abdul Ridahi (15), seorang siswa kelas II di MTS Tinambung, Polewali Mandar, Sulawesi Barat menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh orangtua siswa bersama dua orang lainnya.

Akibat peristiwa ini, Ridahi tak sadarkan diri, dengan sejumlah bekas pukulan di tubuhnya. Kini Ridahi masih dirawat intensif di rumah sakit. Akibat peristiwa ini, Ridahi terancam tidak dapat mengikuti ujian semester pekan depan.

Ridahi sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas setempat, namun dirujuk ke RSUD Polewali Mandar, Kamis (11/12/2014) sore, karena kondisinya kritis. Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, Ridahi tak sadarkan diri diduga akibat benturan keras di kepala,  saat dikeroyok.

Peristiwa kekerasan ini bermula ketika Rihadi terlibat aksi saling dorong dengan adik kelasnya di sekolah itu.  Adik kelas Ridahi itu lalu mengadukan peristiwa itu kepada keluarganya. Orangtua siswa itu, bersama dua orang yang diduga preman bayaran lalu mendatangi sekolah dan mencari Ridahi.

Pengeroyokan pun terjadi. Ironisnya penganiayaan ini berlangsung di depan para guru. Seorang petugas keamanan sekolah yang bermaksud melerai pengeroyokan itu justru menjadi sasaran pukulan.

Kasus ini lalu dilaporkan oleh orangtua Ridahi ke Kantor Polsek Tinambung. Menurut ibu Ridahi, Rismawati, orangtua siswa yang mengeroyok anaknya dan dua pelaku lainnya, belum ditangkap oleh polisi. Para pelaku dikabarkan hilang dari rumah pascakejadian itu.

Kepala Polres Polewali Mandar, Agoeng Adi Kurniadi yang dikonfirmasi terkait penanganan kasus ini menyebutkan, kejadian ini sedang dalam penanganan polisi.  “Kasusnya sedang kita tangani, sementara korban kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Detailnya silahkan hubungi Kapolsek Tinambung,” ujar Kepala Polres saat dihubungi Jumat (12/12/2014). 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Adaptasi Kebiasaan Baru, ASN Pemprov Papua Barat 'Ngantor' Mulai 15 Juli

Adaptasi Kebiasaan Baru, ASN Pemprov Papua Barat "Ngantor" Mulai 15 Juli

Regional
Serahkan Diri ke Polisi, Petugas P2TP2A yang Cabuli Korban Perkosaan Didamping Keluarga

Serahkan Diri ke Polisi, Petugas P2TP2A yang Cabuli Korban Perkosaan Didamping Keluarga

Regional
Bikin Resah, Pasien Covid-19 Tolak Karantina, Malah Santai Keluyuran dan Beli Sayuran

Bikin Resah, Pasien Covid-19 Tolak Karantina, Malah Santai Keluyuran dan Beli Sayuran

Regional
Pemkot Mataram Izinkan Keluarga Ikuti Proses Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Pemkot Mataram Izinkan Keluarga Ikuti Proses Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Regional
Jenazah Covid-19 Dimakamkan Tanpa Protokol, 2 Anggota Keluarga Positif Corona

Jenazah Covid-19 Dimakamkan Tanpa Protokol, 2 Anggota Keluarga Positif Corona

Regional
Sering Rapat dengan Banyak Orang, Sekda Grobogan Inisiatif Uji Swab, Hasilnya Positif

Sering Rapat dengan Banyak Orang, Sekda Grobogan Inisiatif Uji Swab, Hasilnya Positif

Regional
Secapa AD Tertutup, Dinkes Bandung Kesulitan Melakukan Tracing

Secapa AD Tertutup, Dinkes Bandung Kesulitan Melakukan Tracing

Regional
Walhi Sebut Industri Semen Baturaja Jambi Mengancam Manusia dan SDA

Walhi Sebut Industri Semen Baturaja Jambi Mengancam Manusia dan SDA

Regional
MPLS Tatap Muka SMA/SMK di Kota Tegal Tidak Dilanjutkan

MPLS Tatap Muka SMA/SMK di Kota Tegal Tidak Dilanjutkan

Regional
6 Staf TVRI Jatim Jalani Tes Swab, 1 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

6 Staf TVRI Jatim Jalani Tes Swab, 1 Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Positif Corona, Sekda Kabupaten Grobogan Diisolasi di RSUD Purwodadi

Positif Corona, Sekda Kabupaten Grobogan Diisolasi di RSUD Purwodadi

Regional
Hari Ini Bertambah 101 Kasus Baru Covid-19 di Bali, Mayoritas dari Klaster Pasar Kidul

Hari Ini Bertambah 101 Kasus Baru Covid-19 di Bali, Mayoritas dari Klaster Pasar Kidul

Regional
Tak Bisa Pulang karena Pandemi, Turis Rusia Tidur Beralaskan Tikar di Lapangan karena Kehabisan Uang

Tak Bisa Pulang karena Pandemi, Turis Rusia Tidur Beralaskan Tikar di Lapangan karena Kehabisan Uang

Regional
Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia di Jambi Bertambah

Pasien Covid-19 yang Meninggal Dunia di Jambi Bertambah

Regional
Banjir Bandang di Masamba, 13 Orang Tewas dan 46 Orang Hilang

Banjir Bandang di Masamba, 13 Orang Tewas dan 46 Orang Hilang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X