Setiap Masuk Sekolah, Siswa SD Ini Berdoa agar Atap Tak Ambruk

Kompas.com - 27/11/2014, 16:12 WIB
Atap bangunan SD 034 Polewali Mandar terpaksa ditopang bambu agar tidak ambruk. KOMPAS.com/ JUNAEDIAtap bangunan SD 034 Polewali Mandar terpaksa ditopang bambu agar tidak ambruk.
|
EditorFarid Assifa
POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) 034 Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terpaksa belajar dengan kondisi ruangan kelas ditopang bambu agar plafon tak roboh.

Meski cemas dan waswas tertimpa reruntuhan bangunan, namun karena tak ada ruangan lain, para siswa dan guru tetap menjalani proses belajar mengajar. Setiap hari mereka berdoa agar gedung sekoah tak roboh hingga pelajaran usai.

“Setiap hari takut berada di dalam ruangan. Tapi karena tak ada ruangan lain, terpaksa tetap belajar meski kami cemas,” ujar Andini, salah satu siswa SD 034, Kamis (27/11/2014).

Andini pun berharap pihak sekolah segera memperbaiki sekolah agar nyaman dijadikan tempat belajar.

"Kami berharap para guru segera membenahi ruangan kelas agar kami tidak dihantui rasa takut tertimpa bangunan sekolah," harapnya.

Salah seorang Guru SD 034 Rosniati mengatakan, bambu yang menopang plafon kerap mengganggu konsentrasi belajar siswa. Selain itu, setiap masuk kelas, para siswa mesti hati-hati jangan sampai menyentuh bambu karena khawatir patah sehingga atap kelas ambruk. Mereka akhirnya masuk ruang kelas melalui pinggir ruangan agar tidak menyentuh bambu.

“Banyaknya batang bambu didirikan di tengah ruangan kelas cukup mengganggu. Para siswa setiap hari merasa waswas tertimpa reruntuhan bangunan yang kini hanya ditopang bambu,” keluh Rosniati.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain plafon dan dinding sekolah yang rusak parah, papan tulis, kursi dan dinding-dinding pembatas antar-ruang pun telah hancur. Namun kondisi ini tak kunjung diperbaiki pemerintah setempat.

Kepala SD 034, Sayati mengaku atap ruang kelas ditopang pakai bambu ini sudah berlangsung sebulan yang lalu dan merupakan inisiatif pihak sekolah.

“Saya sudah laporkan ke pemda dan Diknas (Dinas Pendidikan). Diknas sudah janjikan akan segera merenovasi agar siswa dan guru bisa belajar lebih tenang,” ujar Sayati.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X