Kronologi Penahanan Brigadir Rudy Soik Seusai Tampil di "Mata Najwa"

Kompas.com - 21/11/2014, 20:04 WIB
Brigadir Rudy Soik (kemeja hijau lengan panjang) saat melaporkan atasannya ke Komnas HAM di Jakarta. Dok pribadi untuk KOMPAS.comBrigadir Rudy Soik (kemeja hijau lengan panjang) saat melaporkan atasannya ke Komnas HAM di Jakarta.
EditorFarid Assifa
JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur AKBP Agus Santosa SH SIK menyatakan, penangkapan terhadap Brigadir Polisi Rudy Soik tidak berkaitan dengan kehadiran Rudy di acara Mata Najwa yang disiarkan di Metro TV pada Rabu (19/11/2014).

Dalam surat klarifikasi yang disampaikan ke Kompas.com, Agus menjelaskan kronologi penahanan terhadap Brigadir Rudy. Agus menyatakan bahwa penyidikan Brigadir Rudy berdasarkan laporan polisi bernomor B/327/XI/2014/SKPT tanggal 7 November 2014 dengan pelapor atas nama Ismail Pati Sanga. Rudy dilaporkan telah menganiaya Ismail.

Berdasarkan hasil penyidikan dengan mengumpulkan alat bukti, pemeriksaan saksi dan tersangka, serta hasil visum et repertum, Rudy layak dijadikan tersangka karena memenuhi unsur ayat 1 Pasal 351 KUHP. [Baca juga: Dilaporkan Menganiaya, Brigpol Rudy Soik Dijadikan Tersangka]

Setelah itu, berkas perkara Rudy dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi NTT pada 13 November 2014. Lalu, pada 18 November 2014, berkas Rudy dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejati NTT.

Dengan adanya P21, lanjut Agus, penyidik berkewajiban untuk menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum untuk dilakukan tahap berikutnya oleh Kejati NTT.

Maka dari itu, penyidik Polda NTT menahan tersangka Brigadir Rudy Soik pada Rabu (19/11/2014) lalu pukul 19.30 Wita untuk memudahkan proses ke tahap berikutnya.

"Jadi, proses penahanan Brigadir Rudy Soik tidak ada hubungannya sama sekali dengan kejadian yang bersangkutan maupun dalam acara Mata Najwa yang disiarkan oleh Metro TV," kata Agus dalam surat yang dikirimkan pada Jumat (21/11/2014) atau hari ini. [Baca juga: Seusai Ikuti "Taping" Acara Mata Najwa, Brigadir Rudy Soik Langsung Ditahan]Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.