Kompas.com - 20/11/2014, 11:07 WIB
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan KOMPAS.com/ RIO KUSWANDIGubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan
|
EditorGlori K. Wadrianto
BANDUNG, KOMPAS.com — Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan resmi menyandang gelar master di bidang sains setelah menjalani prosesi wisuda di Institut Pertanian Bogor (IPB), Bogor, Jawa Barat, bersama 858 wisudawan berbagai strata, Rabu (19/11/2014) kemarin.

Pria yang akrab disapa Aher ini dinyatakan lulus dari IPB pada tanggal 30 September 2014 dengan lama studi 45 bulan pada Program Studi Ekonomi Sumber Daya dan Lingkungan Fakultas Agribisnis IPB.

Aher mendapatkan predikat cum laude dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,83 melalui tesis berjudul "Analisis Ekonomi dan Kebijakan Sumber Daya Alam Provinsi Jawa Barat".

Setelah mendapat gelar ini, Aher mengaku termotivasi untuk kembali melanjutkan studinya ke jenjang S-3. Terlebih lagi, Aher yang kini sedang memimpin Jawa Barat ingin mengaplikasikan ilmu tersebut dalam mengembangkan pembangunan pertanian Jawa Barat sehingga dapat mendongkrak perekonomian Jabar.

"Saya ingin menyusun pendekatan dalam meningkatkan ekonomi, terutama di bidang pertanian, namun tanpa merusak lingkungan yang ada. Inilah yang nanti disebut dengan green economy," kata Aher dalam siaran persnya, Kamis (20/11/2014).

Pada hari wisudanya, Aher ditemani sang istri, Netty Prasetiyani Heryawan, dan tiga anaknya, yakni Khobbab, Salman, dan Hadi, serta sang mertua. Selepas mengikuti prosesi wisuda, Aher juga melakukan pelepasan 50.000 ekor bibit ikan langka dari jenis ikan tawes, nilem, beuruem panon, lalawak, dan nila.

Selain itu, Aher juga memberikan tak kurang dari 150 bibit pohon langka, seperti kesemek, gandaria, dan sirsak (sirsak susu).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X