Kompas.com - 01/10/2014, 12:45 WIB
Sapi SBY Jadi Objek Foto

Salah satu warga Jakarta berpose bersama sapi kurban milik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di halaman Masjid Istiqlal, Senin (14/10/2013).Kompas.com/Ummi Hadyah Saleh ummi hadyah salehSapi SBY Jadi Objek Foto Salah satu warga Jakarta berpose bersama sapi kurban milik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di halaman Masjid Istiqlal, Senin (14/10/2013).Kompas.com/Ummi Hadyah Saleh
|
EditorGlori K. Wadrianto
SURABAYA, KOMPAS.com — Berbagai cara promosi dilakukan pedagang hewan kurban untuk menarik perhatian pembeli. Di Surabaya, seorang pedagang memberikan cash back sebesar Rp 150.000 sebagai ongkos bayar penyembelih sapi yang dibeli.

Pedagang ini juga memberi sertifikat hewan layak kurban dari dokter hewan yang ditunjuk. Tidak hanya itu, pedagang ini memilih lahan di kawasan Gubeng, tepatnya di Jalan Anggrek, Surabaya, untuk 200 sapi yang dijualnya. Dia juga memberikan layanan gratis ongkos kirim untuk wilayah Surabaya, cetak kupon dan tempat daging untuk 100 penerima daging kurban, serta rumput pakan sapi selama tujuh hari.

"Semua layanan itu tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, hanya ongkos penyembelihan saja yang diberikan tunai," kata Abdul Rahman, pedagang hewan kurban, Rabu (1/10/2014).

Strategi bisnis yang dikembangkannya itu menuai sukses. Selama enam hari menggelar dagangannya, sudah ada sekitar 130 sapi Madura yang laris terjual. "Intinya kami ingin pembeli puas, dan tahun depan bisa membeli ke saya lagi," kata Rahman.

Abdul Rahman memilih sapi merah jenis sapi madura yang dijual karena sapi madura dianggapnya memiliki daging yang lebih banyak dibandingkan dengan jenis sapi lainnya yang kebanyakan dijual.

"Postur tubuh sapi madura memang relatif kecil, tapi dagingnya padat, kulitnya tipis, dan tulangnya kecil. Sapi lainnya memang posturnya besar, tapi kulitnya tebal, dan tulangnya besar," kata Rahman.

Dia menjual sapi kurbannya dengan beragam harga sesuai ukuran sapi, dari harga Rp 10 juta hingga Rp 16 juta. "Soal harga bisa dinego, yang penting sapi yang saya jual dijamin sehat, halal, dan memenuhi syarat agama untuk dipakai kurban," kata Rahman.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.