Kompas.com - 22/09/2014, 21:12 WIB
Gambar spanduk Ospek mahasiswa UIN Surabaya yang dianggap kontroversi. KOMPAS.com/Achmad FaizalGambar spanduk Ospek mahasiswa UIN Surabaya yang dianggap kontroversi.
|
EditorFarid Assifa
SURABAYA, KOMPAS.com — Polisi mulai memproses laporan kasus dugaan penistaan agama oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Senin (22/9/2014), saksi pelapor kasus tema orientasi mahasiswa baru "Tuhan Membusuk" diperiksa penyidik Polda Jatim.

Sekretaris Jenderal Front Pembela Islam (FPI) Jawa Timur Muhammad Khairudin didampingi kuasa hukumnya, Andry Ermawan, diperiksa lebih dari satu jam di Gedung Direktorat Reserse dan Krimininal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim. Kata Andry, kliennya itu disodori 18 pertanyaan oleh penyidik.

"Apa yang dilakukan mahasiswa UIN Surabaya itu sangat meresahkan umat Islam karena telah melecehkan simbol Tuhan agama Islam. Karena itu, kasus ini wajib segera dituntaskan," katanya, Senin (22/9/2014) sore.

Jika polisi tidak segera menuntaskan kasus tersebut, akan ada puluhan organisasi masyarakat berbasis agama Islam yang mengancam turun ke jalan dan menuntut mahasiswa UIN diadili. "Mahasiswa UIN sudah kerap kali melakukan aksi penghinaan agama," katanya.

Tema orientasi mahasiswa baru Fakultas Ushuludin dan Filsafat UIN Surabaya akhir Agustus lalu menuai kecaman di media sosial. Tema tersebut dianggap melecehkan simbol Tuhan. Pengguna Twitter dan Facebook menyayangkan hal itu yang justru terjadi di kampus berlabel agama Islam.

Sementara alasan dipilihnya tema tersebut, menurut panitia mahasiswa pelaksana, setelah pihaknya membaca realita yang terjadi saat ini bahwa banyak kalangan menggunakan alasan agama untuk kepentingan politik dan untuk kepentingan lainnya. Padahal, menurut mereka, zat Tuhan itu identik dengan agama yang mengajarkan kedamaian untuk umat manusia.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.