Kompas.com - 16/09/2014, 13:22 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
SURABAYA, KOMPAS.com - Di beberapa Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) di Surabaya ternyata bersarang pelaku praktik pemalsu Kartu Tanda Penduduk (KTP). Mereka memalsukan identitas untuk kepentingan pengurusan surat kendaraan bermotor.

Aparat Polrestabes Surabaya, baru-baru ini berhasil membongkar salah satu jaringannya. Mereka menawarkan jasa pembuatan KTP palsu bagi masyarakat yang mengalami kesulitan dalam pengurusan surat kendaraan, karena kendala persyaratan identitas.

"KTP yang dipalsukan bersifat sementara, sekali pakai langsung dihanguskan," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sumaryono, Selasa (16/9/2014).

Tiga warga Surabaya, yakni Agus (41), Sutrisno (39), dan Rahmad alias Cak Mad (42), diamankan ketika sedang beroperasi di Kantor Samsat Surabaya Utara dan Surabaya Timur, pekan lalu. "Ketiganya berperan dari pencari order hingga pembuat KTP palsu," ungkap Sumaryono.

Pelaku menawarkan harga jasa pembuatan KTP palsu sebesar Rp 50 ribu per KTP. Nama identitas dan fotonya tergantung pemesan. Ongkos jasa itu biasanya dibagi menjadi dua antara pembuat dan pencari order.

Dalam sehari ketiganya mengaku bisa mendapat order lima hingga 10 pemesanan. "Kita terus kembangkan jaringan pemalsuan KTP di Samsat ini," kata Sumaryono.

Agus, Sutrisno, dan Rahmad kini mendekam di sel Mapolrestabes Surabaya untuk pemeriksaan intensif. Ketiganya terancam hukuman enam tahun penjara, karena melanggar Pasal 263 KUHP tentang tindak pidana pemalsuan surat.  

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X