Ultah Kendal, Bupati Dikawal 40 "Prajurit Perempuan Kerajaan Mataram"

Kompas.com - 26/08/2014, 10:59 WIB
Prajurit wanita saat mengawal Bupati Kendal dalam upacara peringatan hari jadi Kendal ke-409, Selasa (26/8/2014). KOMPAS.com/Slamet PriyatinPrajurit wanita saat mengawal Bupati Kendal dalam upacara peringatan hari jadi Kendal ke-409, Selasa (26/8/2014).
|
EditorCaroline Damanik

KENDAL, KOMPAS.com - Upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Kendal ke-409 yang jatuh pada tanggal 28 Juli lalu dirayakan hari ini, Selasa (26/8/2014). Dalam upacara yang digelar di alun-alun Kendal tersebut, Bupati Kendal, Widya Kandi, menjadi inspektur upacara.

Widya mengenakan pakaian adat Jawa zaman Mataram berwarna merah dan dikawal oleh 40 pasukan putri yang juga menggunakan pakaian zaman Kerajaan Mataram. Usai mengikuti upacara, Widya mengatakan, bahwa tema hari jadi Kendal tahun ini adalah Kendal Dedari atau Kendal moncer (permata). Melalui tema ini, Widya berharap Kabupaten Kendal bisa menjadi permata dunia.

“Ini harapan kami. Semoga apa yang kami cita-citakan bisa terwujud,” kata Widya.

Dia menambahkan, untuk mewujudkan cita-cita itu, pemerintah kabupaten di bawah kepemimpinannya akan memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia dan pembangunan fisik, seperti menggalakkan program pemerintah wajib belajar 12 tahun dan menyelesaikan pembangunan Pelabuhan Kendal serta Kawasan Industri Kecil (KIK).


Dengan demikian, lanjutnya, Kabupaten Kendal bisa makmur karena tidak ada pengangguran.

“Kita juga menggalakkan home industry. Sudah ada 1.944 home industry di Kendal ini. Semoga semuanya bisa meningkat menjadi UMKM,” harapnya.

Widya mengaku, saat ini banyak keluhan masyarakat terkait banyaknya jalan-jalan Kabupaten yang rusak. Namun, pihaknya telah menganggarkan untuk pembangunan jalan tersebut, hingga tahun 2015.

Selain bupati dan jajarannya, upacara hari jadi Kabupaten Kendal kali ini dihadiri oleh mantan bupati dan mantan ketua DPRD Kendal. Peserta upacara meliputi PNS, Pelajar,Polisi, dan TNI. Meskipun semua peserta menggunakan pakai dinasnya, namun untuk komandan regu, menggunakan pakaian adat Jawa Mataram.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Gali Kubur, Warga Ngawi Temukan Orang Diduga Gantung Diri

Hendak Gali Kubur, Warga Ngawi Temukan Orang Diduga Gantung Diri

Regional
Bus Rombongan Pelajar SMA Banyuwangi Terguling di Lumajang, 20 Siswa Terluka

Bus Rombongan Pelajar SMA Banyuwangi Terguling di Lumajang, 20 Siswa Terluka

Regional
Jelang Pelantikan Jokowi, 595 Personel TNI-Polri Sisir Pulau Bali

Jelang Pelantikan Jokowi, 595 Personel TNI-Polri Sisir Pulau Bali

Regional
Fakta Baru Motivator Tempeleng 10 Siswa, Mengaku Khilaf hingga Dikecam KPAI

Fakta Baru Motivator Tempeleng 10 Siswa, Mengaku Khilaf hingga Dikecam KPAI

Regional
Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Wakil Bupati Belitung Berharap Ekonomi Pariwisata Diperhatikan

Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Wakil Bupati Belitung Berharap Ekonomi Pariwisata Diperhatikan

Regional
Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Regional
Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Regional
Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

Regional
Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Regional
Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Regional
KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

Regional
Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Regional
Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Regional
Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X