Pulang dari Pesta Nikah, Pensiunan PNS Ini Potong Urat Nadi Sendiri

Kompas.com - 23/08/2014, 13:01 WIB
|
EditorCaroline Damanik
KEFAMENANU, KOMPAS.com - Oktavianus Nila (59), pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS), nekat memotong urat nadi di pergelangan tangan kanannya sendiri. Akibatnya, korban pun mengalami luka yang cukup serius sehingga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.

Aksi nekat warga kilometer 4, Kelurahan Maubeli, Kecamatan Kota Kefamenanu, yang memotong tangannya itu dilakukan di dalam kamarnya dengan menggunakan sebilah pisau dapur.

Wakil Kepala Polres TTU, Komisaris Dede Rochmana, mengatakan kejadian tersebut berlangsung Jumat (22/8/2014) tengah malam sekitar pukul 23.30 Wita.

“Hasil penyelidikan sementara korban diduga kuat hendak bunuh diri dengan cara memotong pergelangan tangannya sendiri, namun upayanya itu berhasil digagalkan oleh istri, anak dan menantu korban,” ujar Dede, Sabtu (23/8/2014).

Kejadian itu, lanjut Dede, bermula ketika korban bersama istrinya baru selesai mengikuti acara pesta nikah di Aula Biinmafo. Sesampainya di rumah, korban lantas mengambil pisau dapur tanpa sepengetahuan penghuni rumah yang lain dan selanjutnya mengunci diri di dalam kamar.

Istri dan anak korban yang mulai curiga terjadi sesuatu di dalam kamar, kemudian berusaha memanggil korban namun tidak ada suara. Mereka lalu melihat darah segar berceceran di lantai sehingga mendobrak pintu kamar. Ternyata di dalam kamar, korban sudah tergeletak tak berdaya sehingga saat itu juga langsung dilarikan ke rumah sakit.

“Untuk motif percobaan bunuh diri ini, belum bisa diketahui karena korban belum bisa dimintai keterangannya. Kami juga sudah olah tempat kejadian perkara dan periksa dua orang saksi atas nama Eni Kabata (33) dan Markus Tanaem (29). Sementara itu istri korban belum bisa kita ambil keterangannya karena masih syok,” ujar Dede.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berdasarkan pantauan, Jumat siang, korban menjalani perawatan intensif di ruangan bedah RSUD Kefamenanu.

Sementara itu, puluhan keluarga korban berkumpul di depan pintu kamar kamar perawatan sambil menunggu proses pengobatan yang dilakukan oleh tim dokter. Istri korban yang juga berada di tempat itu tidak berkomentar banyak.

”Tadi malam waktu pulang pesta baru kejadian begini. Ini saya masih pakai pakaian pesta. Maaf saya tidak bisa omong banyak adik,” kata istrinya singkat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X