Tahun Ini, Penemuan Candi Borobudur Berusia Dua Abad

Kompas.com - 20/08/2014, 12:09 WIB
Candi Borobudur. NURSARI INDAH MANULLANGCandi Borobudur.
|
EditorCaroline Damanik


MAGELANG, KOMPAS.com
- Pada tahun ini, penemuan Candi Borobudur akan tepat berusia dua abad. Untuk merayakannya, Balai Konservasi Borobudur (BKB) akan menggelar sejumlah kegiatan dalam memaknai kembali candi peninggalan raja-raja dinasti Syailendra itu.

Kepala Bagian Humas Protokol PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko (TWCBPRB), Marvana Eka Rahmadi, mengatakan pihaknya bersama BKB akan menggelar berbagai acara mulai dari seminar, sendratari hingga pameran dan lomba.

”Rangkaian kegiatan akan dibuka dengan seminar bertema 'Membangun Ketahanan Budaya dan Pariwisata dalam memperkokoh Ketahanan Nasional' pada 22 Agustus 2014 mendatang,” ungkap Marvana, Rabu (20/8/2014).

Dalam seminar tersebut, akan hadir beberapa pembicara yang akan membahas topik berbeda antara lain Sapta Nirwandar (Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), I Gede Ardhika (Mantan Menteri Pariwisata RI), Emha Ainun Najib (Budayawan), Anhar Gonggong (Budayawan), serta Keynote Speech oleh Budi Susilo Soepandji (Gubernur Lemhanas RI).


"Dan tidak ketinggalan, akan dipentaskan sendratari Mahakarya Borobudur di lahan Aksobya Candi Borobudur tanggal 23 Agustus 2013," imbuhnya.

Selain itu, kata dia, rangkaian acara juga akan dimeriahkan kegiatan hasil kerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Magelang. Seperti Borobudur Internasional Art Festival, Pameran Perangko dan Filateli, lomba pelajar tingkat TK sampai SMP, dan kegiatan Borobudur Writer.

Puncaknya, lanjut Marvana, akan diselenggarakan pemecahan rekor The Most Played Jazz and Broadway Repertoire Song for 300 Repertoire Songs oleh Harry Wisnu serta peluncuran perangko dan buku 200 tahun Borobudur.

“Terakhir, pesta rakyat pada 15 November 2014 mendatang," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Layanan Konservasi, Balai Konservasi Borobudur, Iskandar M. Siregar, menilai bahwa pengelolaan Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sudah sesuai dengan aturan yang ditetapkan UNESCO, termasuk dari segi pelestarian candi warisan peradaban dunia itu.

"Sejak tahun 2011 lalu, Candi Borobudur tidak lagi mendapatkan catatan-catatan (koreksi) dari UNESCO. Baik dalam hal pengelolaan maupun pelestarian candi," katanya.

Hal itu, menurut dia, menjadi prestasi tersendiri bagi pengelola. Apalagi pada tahun ini, suia penemuan candi Buddha terbesar di dunia itu berusia 200 tahun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Daftar Nama Siswa SMPN 1 Turi yang Tewas Saat Susur Sungai di Sleman...

Ini Daftar Nama Siswa SMPN 1 Turi yang Tewas Saat Susur Sungai di Sleman...

Regional
BKD: Hasil SKD CPNS Pemprov Maluku Diumumkan Bulan Depan

BKD: Hasil SKD CPNS Pemprov Maluku Diumumkan Bulan Depan

Regional
Tulang Manusia Tanpa Kepala dalam Kantong Plastik di Buton Selatan Diduga Warga Vietnam

Tulang Manusia Tanpa Kepala dalam Kantong Plastik di Buton Selatan Diduga Warga Vietnam

Regional
Polda Lampung Selidiki Jual Beli Data Kependudukan Palsu Jelang Pilkada 2020

Polda Lampung Selidiki Jual Beli Data Kependudukan Palsu Jelang Pilkada 2020

Regional
Langgar Perda, Pedagang Tuak di Palembang Divonis Penjara 2 Minggu

Langgar Perda, Pedagang Tuak di Palembang Divonis Penjara 2 Minggu

Regional
Jembatan Darurat Putus, Jalan Utama di Lombok Utara Tak Bisa Dilewati

Jembatan Darurat Putus, Jalan Utama di Lombok Utara Tak Bisa Dilewati

Regional
Kesal Dimarahi, Istri Tusuk Perut Suami hingga Tewas

Kesal Dimarahi, Istri Tusuk Perut Suami hingga Tewas

Regional
Siswa SMPN 1 Turi Hanyut Saat Susur Sungai, Bupati Sleman: Kecerobohan Sekolah

Siswa SMPN 1 Turi Hanyut Saat Susur Sungai, Bupati Sleman: Kecerobohan Sekolah

Regional
6 Siswa SMP Turi Tewas Hanyut di Sungai, BPBD: Anaknya Belum Pulang Segera Lapor

6 Siswa SMP Turi Tewas Hanyut di Sungai, BPBD: Anaknya Belum Pulang Segera Lapor

Regional
Polisi Selidiki Penyebab Tumbangnya Tower Telekomunikasi yang Tewaskan 3 Pekerja di Langkat

Polisi Selidiki Penyebab Tumbangnya Tower Telekomunikasi yang Tewaskan 3 Pekerja di Langkat

Regional
Jalan Penghubung Kendal-Temanggung Longsor, Buka Tutup Jalur Diberlakukan

Jalan Penghubung Kendal-Temanggung Longsor, Buka Tutup Jalur Diberlakukan

Regional
Polisi Masih Kesulitan Ungkap Penyebab Kematian Siswi SMP di Tasikmalaya

Polisi Masih Kesulitan Ungkap Penyebab Kematian Siswi SMP di Tasikmalaya

Regional
Menyeberang di Jalan Tol, Siswa SMP di Makassar Tewas Tertabrak Innova

Menyeberang di Jalan Tol, Siswa SMP di Makassar Tewas Tertabrak Innova

Regional
180 Personel Dikerahkan Cari Siswa yang Hanyut Saat Susur Sungai

180 Personel Dikerahkan Cari Siswa yang Hanyut Saat Susur Sungai

Regional
UPDATE: Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Tewas Saat Susur Sungai Jadi 6 Orang

UPDATE: Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Tewas Saat Susur Sungai Jadi 6 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X