Dosen Otak Pembunuhan Lilik Sumarsih Ditangkap

Kompas.com - 12/08/2014, 21:09 WIB
ILUSTRASI SHUTTERSTOCKILUSTRASI
|
EditorFarid Assifa

KEDIRI, KOMPAS.com
- Kepolisian Resor Kediri, Jawa Timur, akhirnya menangkap Suseno (50), yang disangka menjadi dalang dari pembunuhan berencana terhadap Lilik Sumarsih (46), dengan latar belakang perkara asmara.

Warga Sidoarjo ini ditangkap petugas di tempat persembunyiannya di Balikpapan, Sabtu (9/8/2014). Balikpapan merupakan satu dari beberapa kota yang dia singggahi selama menjadi buronan polisi.

"Peranan yang bersangkutan menjadi tersangka otak pembunuhan," kata Ajun Komisaris Edy Herwiyanto, kepala Satreskrim Polres Kediri, Selasa (12/8/2014).

Suseno ditetapkan masuk sebagai daftar pencarian orang setelah polisi mengungkap perkara pembunuhan terhadap Lilik Sumarsih yang tejadi pada awal Ramadan lalu. Saat itu, jenazah perempuan yang bekerja sebagai karyawan koperasi rumah sakit milik pemerintah Kediri itu ditemukan dalam parit persawahan Desa Baye, Kayen Kidul, Kabupaten Kediri.

Dari penyelidikan, polisi berhasil menangkap tiga tersangka, yaitu Puryantono (47) dan Hari Vitriasmono (25) selaku eksekutor pembunuhan, serta Sumarsono (42) yang turut serta mengetahui adanya rencana pembunuhan itu.

Dari penyidikan terhadap ketiga tersangka itu kemudian mengerucut nama Suseno, yang diduga berperan sebagai otak pembunuhan berencana tersebut. Namun saat itu, Suseno belum dapat diamankan karena keburu kabur keluar kota.

Edy menambahkan, Suseno adalah dosen sebuah perguruan tinggi negeri di Surabaya. Dia merencanakan pembunuhan karena korban meminta dinikahi dan mengancam akan membunuh keluarga Suseno yang menghalangi permintaan nikah itu.

Atas desakan permintaan korban itu, kata Edy, tersangka Suseno kemudian menyusun sebuah rencana pembunuhan dengan skenario perampasan motor korban. Skenario itu dijalankan dan pelaku perampasan motor adalah tersangka eksekutor pembunuhan yang diupah Suseno sebesar Rp 4 juta.

Atas perbuatannya itu, Edy mengatakan, pihaknya akan menjerat tersangka Suseno dengan Pasal 340 dan 365 KUHP. "Ancaman pidana penjara lebih dari 15 tahun," kata Edy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Dua Paket Diduga Sabu Ditemukan di Lapas Kelas II A Ambon

Regional
Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Laju Pertumbuhan Kubah Lava Gunung Merapi 8.500 Meter Kubik Per Hari

Regional
Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Sepekan Terakhir, Gunung Merapi Keluarkan 128 Kali Guguran Lava Pijar

Regional
Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Diperkosa Kenalan Facebook, Seorang Siswi SMP Ditinggalkan Dalam Kebun

Regional
Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Melanggar Jam Malam, Kafe dan Rumah Makan di Kota Malang Dikenai Sanksi

Regional
Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Viral di Medsos, Fenomena Awan Arcus Terlihat di Langit Bandara YIA Kulon Progo

Regional
Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Hari Ke-7 Pencarian Sriwijaya Air SJ 182, Keluarga Pilot Afwan: Kami Ikhlas

Regional
Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Gubernur Sulsel Siapkan Rumah Sakit untuk Rawat Korban Gempa Sulbar

Regional
Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Tenaga Kesehatan di Daerah 3T di Maluku Dibolehkan Gunakan Dana Kesehatan untuk Urusan Vaksinasi

Regional
Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Seorang Mahasiswi Diperkosa lalu Ditinggal di Arena MTQ Tengah Malam

Regional
Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Gerebek 2 Pabrik Miras di Banyumas, Polisi Amankan 365 Liter Tuak

Regional
Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Wali Kota Palembang usai Disuntik Vaksin Covid-19: Saya Jadi Lebih Sehat

Regional
Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Terlibat Penipuan Rp 100 Juta dan Jadi Buronan, Wanita Ini Ditangkap

Regional
Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Mengenang Masa Kecil Bagian I: Nangis Pingin Dibeliin Sepeda dan Domba

Regional
60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

60.000 Warga Terima BST Rp 300.000 Selama PPKM di Badung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X