Kemenangan Prabowo di Belu karena Bantu Bebaskan TKW Wilfrida

Kompas.com - 18/07/2014, 17:08 WIB
TKW asal Nusa Tenggara Timur, Wilfrida Soik menghadiri salah satu sesi sidangnya di Malaysia. Tribunnews.comTKW asal Nusa Tenggara Timur, Wilfrida Soik menghadiri salah satu sesi sidangnya di Malaysia.

ATAMBUA, KOMPAS.com — Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian (Padma) Indonesia wilayah Nusa Tenggara Timur menilai, kemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa (Prabowo-Hatta) di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, sebagai bentuk ungkapan terima kasih dari tenaga kerja wanita (TKW) Wilfrida Soik karena telah dibantu pembebasannya oleh Prabowo.

Koordinator Padma NTT, Felixianus Ali, kepada Kompas.com, Jumat (18/7/2014), mengatakan, apa yang telah dilakukan Prabowo kepada Wilfrida tidak akan dilupakan oleh keluarga Wilfrida dan juga warga Belu.

“Warga Belu sudah sejak awal telah nyatakan tekadnya untuk memenangkan Prabowo sebagai presiden. Warga Belu sangat menaruh hormat dan mengapresiasi kerja keras Prabowo yang berperan besar membantu dan membebaskan Wilfrida Soik dari jeratan hukuman mati di Malaysia,” jelas Felixianus.

Prabowo bagi orang Belu merupakan sosok negarawan Indonesia yang sangat nasionalis dan pluralis. Prabowo tidak hanya berbicara, tetapi juga membuktikan kepada masyarakat dengan aksi nyata.

"Nah di sinilah dukungan untuk Prabowo dicurahkan sepenuhnya oleh warga Belu dengan memberikan suara saat pencoblosan 9 Juli 2014 lalu,” kata Felixianus.

“Kalau misalkan nanti Prabowo kalah dalam pencapresan, tentunya warga Belu akan mengalami suatu kegagalan besar, karena di mata warga Belu, Prabowo adalah pejuang kemanusiaan yang benar-benar banyak berkorban dalam membantu masyarakat kecil. Sosok seperti Prabowo untuk warga Belu tidak akan tergantikan oleh siapa pun,” lanjutnya.

Menurut Felixianus, Prabowo bagi warga Belu merupakan pahlawan kemanusiaan karena telah berhasil menyelamatkan satu jiwa. Satu jiwa, kata dia, merupakan jiwa masyarakat Indonesia. Warga Belu senantiasa mendukung dan mendoakan Prabowo agar berhasil menjadi presiden dan selalu dikenang sebagai negarawan yang benar-benar prorakyat.

Sesuai hasil pleno rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belu, Rabu (16/7/2014), Prabowo-Hatta memperoleh 44.107 suara, unggul atas pasangan Jokowi-JK yang hanya meraih 36.754 suara.

Dari 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Belu, Prabowo-Hatta unggul di tujuh kecamatan yakni Kecamatan Atambua Selatan, Raimanuk, Atambua Kota, Tasifeto Barat, Tasifeto Timur, Rainhat, Kakulukmesak, dan Lamaknen. Sementara itu, Jokowi-JK menang di lima kecamatan, yakni Lamaknen Selatan, Atambua Barat, Nanaet Duabesi, dan Lasiolat.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X