Kompas.com - 15/07/2014, 16:35 WIB
Angkutan Trans Sarbagita koridor 1 dengan rute dalam Kota Denpasar mulai melakukan uji coba, Jumat (10/8/2012). KOMPAS.com/ Muhammad HasanudinAngkutan Trans Sarbagita koridor 1 dengan rute dalam Kota Denpasar mulai melakukan uji coba, Jumat (10/8/2012).
EditorCaroline Damanik

DENPASAR, KOMPAS.com - Denpasar lengang! Jika hari raya keagamaan tiba, jalanan di Pulau Bali, terutama di Kota Denpasar dan sekitarnya hingga sekitar Kabupaten Badung, bisa bebas dari kemacetan. Hari raya keagamaan itu misalnya hari raya Nyepi, Galungan, dan Lebaran. Saat hari raya keagamaan itu, perjalanan dari mana pun menuju jantung ibu kota Bali serasa lapang, santai, dan lancar.

Perjalanan dengan kendaraan roda empat dari luar kota Denpasar menuju perkotaan, yang jaraknya hanya sekitar 7 kilometer (km), pada hari biasa bisa memerlukan waktu sekitar 40 menit. Jika hari raya tiba, perjalanan dengan kendaraan yang sama memakan waktu tak lebih dari 15 menit. Lalu lintas nan macet di Bali, khususnya Denpasar dan sekitarnya, membuat daerah tujuan wisata utama di Indonesia itu seperti Jakarta saja kini.

Made Endra (36), penduduk Kerobokan, Kabupaten Badung, berharap pemandangan lalu lintas lengang di jalanan Denpasar bisa dinikmati setiap hari. ”Tanpa menunggu hari raya, kami tak perlu cemas melaju ke Denpasar, terutama bersama dengan keluarga,” kata dia, beberapa waktu lalu. Impian Endra sebenarnya juga menjadi harapan dari banyak warga Bali, termasuk sejumlah wisatawan.

Gubernur Bali Made Mangku Pastika pun beberapa kali menyampaikan kecemasannya dengan lalu lintas di Pulau Dewata yang amat padat itu. ”Sekilas itu baik karena menjadi tanda dari semakin makmurnya masyarakat sehingga bisa membeli alat transportasi sendiri. Namun, saya menjadi waswas juga karena transportasi publik di Bali semakin tersingkir dan kemacetan di mana-mana. Ini tidak baik juga untuk kesehatan dan perkembangan kota,” papar dia.

Pastika mengaku terus memutar otak dan bertanya ke berbagai kalangan mengenai kebijakan terbaik yang bisa dibuatnya untuk mencegah lalu lintas di Bali kian ruwet. Ia pun menyiapkan moratorium kendaraan bermotor. Ini bisa menjadi solusi terbaik dengan menghentikan sementara masuknya kendaraan baru ke Bali. Andaikan kebijakan itu bisa dilakukan, butuh waktu sekitar lima tahun untuk pendataan, termasuk menata usia kendaraan yang boleh beredar di Bali.

Tahun 2013, jalan di atas perairan dan underpass terbangun untuk memecah kemacetan di sekitar Badung, khususnya ke Bandara Internasional Ngurah Rai, Nusa Dua, dan sekitar Denpasar. ”Namun, jalan di atas perairan itu bisa jadi hanya solusi sementara. Kita harus terus berinovasi,” ujar Pastika.

Dominasi sepeda motor

Selain itu, pemerintah daerah menyiapkan bus dan angkutan umum gratis. Namun, kebijakan itu tetap tak populer. Hal ini juga sempat dikeluhkan Wali Kota Denpasar Rai Mantra. Ia menyadari perlu terobosan untuk mengatasi kemacetan di Denpasar dan sekitarnya, sembari menanti munculnya kesadaran masyarakat.

Badan Pusat Statistik (BPS) Bali tahun 2013 mencatat, kendaraan bermotor di provinsi itu sebanyak 2,74 juta unit. Jumlah itu didominasi oleh 2,3 juta unit kendaraan roda dua. Kendaraan roda empat untuk penumpang sekitar 267.000 unit dan sisanya kendaraan jenis lain. Setiap tahun, rata-rata kenaikan jumlah kendaraan di Bali tak kurang dari 7 persen. Penambahan kendaraan ini tak sebanding dengan pertambahan panjang jalan yang sekitar 2 persen saja.

Panjang jalan di Bali pada 2009 tercatat 7.306 km, dengan uraian 535 km jalan nasional, 883 km jalan provinsi, dan 5.888 km jalan kabupaten/kota. Pada 2012 ada penambahan panjang jalan, tetapi hanya menjadi 7.548 km. Pertambahan hanya untuk jalan kabupaten/kota.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.