Putri Indonesia Jawa Tengah Dorong Kampanye Pembelajaran Seks sejak Dini

Kompas.com - 19/06/2014, 08:00 WIB
Putri Indonesia Jawa Tengah, RahmiWijiharti saat bertandang ke Kendal, Jawa Tengah, Rabu (18/6/2014). Kompas.Com/Slamet Priyatin.Putri Indonesia Jawa Tengah, RahmiWijiharti saat bertandang ke Kendal, Jawa Tengah, Rabu (18/6/2014).
|
EditorPalupi Annisa Auliani
KENDAL,KOMPAS.com — Rahmi Wijiharti, Putri Indonesia dari Jawa Tengah, terus mendorong  kampanye pembelajaran seks sejak dini ke seluruh pelosok provinsi ini. Dalam kampanye tersebut dipaparkan pula bahaya dari perilaku seks tak aman.

“Pengetahuan seks sejak dini dan juga bahayanya harus diberikan pada anak," kata Rahmi, di sela acara Beauty Class di SMP PGRI 03 Boja Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Rabu (18/6/2014).

Secara bersamaan, kata Rahmi, orangtua juga harus terus mengawasi perkembangan dan pergaulan anak-anaknya. "Supaya tidak salah arah," ujar dia.

Pembelajaran tentang seks dan bahanya sedini mungkin, menurut Rahmi, merupakan cara untuk menekan angka kasus pelecehan seksual pada anak.

Rahmi mengatakan, dia sebagai calon ibu juga banyak belajar dari beragam peristiwa dan perkembangan zaman. Apalagi, saat ini dirinya sudah menjadi figur publik.

“Peristiwa yang saya lihat, baca, dan dengar adalah sebuah pelajaran supaya saya bisa melangkah lebih baik,” kata Rahmi. Dia pun meminta perempuan Indonesia berupaya tampil menarik, tetapi jangan pernah meninggalkan adat orang Indonesia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X