Kompas.com - 21/05/2014, 11:12 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi
EditorGlori K. Wadrianto

"Berdasarkan laporan itu, polisi mulai mendapat keterangan bahwa wanita yang kondisinya bingung, depresi dengan pakaian compang-camping itu, diduga sebagai korban tindak pemerkosaan. Saat itu pula polisi mencatat identitasnya dan korban merasakan pusing kepala karena sempat diberi minuman," tutur Erwin.

Peristiwa itu sesuai dengan keterangan korban, bermula saat korban akan mengambil uang di ATM dekat tempat indekosnya di kawasan Jatinangor, Sumedang. Ketika itu, ada seorang laki-laki yang memanggil namanya, korban pun menoleh.

Ternyata yang memanggil orang yang tidak dia kenal. Korban pun menjawab panggilan laki-laki itu dengan mengatakan, "Saya tidak kenal kamu."

Namun, tiba-tiba, pelaku yang memanggil nama korban itu langsung menarik korban sambil membekap mulutnya dibantu oleh tiga temannya, membawanya masuk ke mobil.

"Selama perjalanan menuju Lembang, korban diduga diperkosa oleh tiga pelaku di dalam mobil. Seorang lagi tetap menyetir mobil.

Kemudian, korban dibuang di depan Rumah Makan Grafika, Cikole, Lembang (Jalan Raya Lembang-Tangkubanparahu) pada Sabtu dini hari itu," ujar Erwin.

Erwin menambahkan, rencananya korban akan segera dibawa pulang ke Malaysia oleh orangtuanya untuk menenangkan diri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Erwin mengatakan, keterangan korban sudah dianggap cukup karena keterangan yang diberikan kepada jajarannya pun sudah dilakukan di bawah sumpah.

Sampai kemarin, Unit Reskrim Polsek Lembang telah memeriksa beberapa saksi, yaitu Tata Sumitra, yang menolong korban; Elly Chrisda, ibu kos korban; dan Hendro Kasmanto, dosen Unpad, yang juga sebagai saksi pelapor.

Diketahui, para pelaku membawa kabur barang-barang berharga milik korban, yakni satu unit ponsel, satu unit tablet merek Apple, serta kalung dan gelang emas.

Menyikapi peristiwa yang menimpa mahasiswi Unpad asal Malaysia, Kepala Humas dan UPT Unpad Sony A Nulhaqim mengatakan, pihak Unpad sudah menyerahkan kasus itu kepada kepolisian.

Menurut dia, pada saat mendengar peristiwa tersebut, tim Unpad dari LPKA langsung melakukan pengecekan ke lokasi dan memberikan pendampingan kepada korban di lokasi klinik di daerah Lembang.

"Selanjutnya, bersama pihak kepolisian, (tim Unpad) membawa korban untuk dilakukan perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin," katanya melalui sambungan telepon, Selasa kemarin.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X