Kompas.com - 13/05/2014, 18:33 WIB
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, membagikan kartu tanda pengenal khusus kepada sekira 1000 Pedagang Kaki Lima  (PKL) di Gor Koni Kota Bandung, Jumat (9/5/2014). Kartu khusus PKL tersebut dibagikan hanya untuk pedagang yang memiliki KTP Bandung. KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANAWali Kota Bandung, Ridwan Kamil, membagikan kartu tanda pengenal khusus kepada sekira 1000 Pedagang Kaki Lima (PKL) di Gor Koni Kota Bandung, Jumat (9/5/2014). Kartu khusus PKL tersebut dibagikan hanya untuk pedagang yang memiliki KTP Bandung.
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil tampak sumringah ketika ditanya soal program layanan aspirasi dan pengaduan masyarakat Kota Bandung berbasis online melalui program "Lapor". Pria yang akrab disapa Emil ini menyatakan, program tersebut terbilang efektif dengan tingkat penyelesaian masalah mencapai 88 persen sejak diluncurkan Oktober 2013 lalu.

"Dari 3.700 komplain sejak pertama kali di-launching sampai 5 Mei 2014, yang sudah terselesaikan masalahnya sebanyak 3.200, jadi tingkat responsifnya 88 persen itu sangat membanggakan," kata Emil di Jalan Lombok, Kota Bandung, Selasa (13/5/2014).

Lebih lanjut Emil menambahkan, penyelesaian satu komplain masyarakat rata-rata memakan waktu satu minggu.

"Artinya komplain warga dengan sistem lapor sangat efektif karena setiap komplain langsung didistribusikan rata-rata 3 - 2 hari. Jadi dari lapor sampai mengetahui benar masalahnya itu. Penyelesaian kasus 5 - 6 hari, artinya masalah selesai rata-rata seminggu," tuturnya.

Untuk masalah yang sering dikomplain masyarakat, lanjutnya, kebanyakan terkait infrastruktur jalan dan masalah-masalah kebinamargaan. Ke depan, Emil berharap setiap masalah yang dilaporkan oleh warga Kota Bandung bisa lebih dipercepat penyelesaiannya oleh dinas-dinas yang bersangkutan.

"Saya tadi semangati agar lebih bagus. Yang bagus itu verifikasi satu hari, penyelesaian masalah 3 hari," terangnya.

Emil pun mengimbau kepada warga Kota Bandung agar tidak ragu melaporkan pembangunan atau pelayanan publik yang tidak beres melalui pesan singkat elektronik dengan format BDG isi aduan ke nomor 1708 atau bisa juga melalui website ke alamat www.lapor.ukp.go.id.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.