Malaysia Usir 134 TKI Ilegal, 13 Kena Kasus Narkoba

Kompas.com - 07/05/2014, 08:42 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
NUNUKAN, KOMPAS.com — Pemerintah Malaysia kembali mendeportasi 134 tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal melalui pelabuhan Tunontaka, Nunukan, Kalimantan Utara, dengan menggunakan KM Purnama Express.

Kepala Pos Tempat Pemeriksaan Keimigrasian Pelabuhan Internasional Tunontaka Nasution mengatakan, TKI yang dideportasi dipastikan terkena masalah izin tinggal yang telah kedaluwarsa.

“Masalah dokumen mereka ada saja, mungkin izin tinggal di Negara Malaysia mungkin ada yang lambat melaporkan diri, akhirnya ada checking jadi mereka ditahan,” ujar Nasution, Selasa (6/5/2014).

Dari 134 TKI ilegal yang diusir itu, 13 di antaranya tersangkut kasus narkoba. Salah satu TKI pengguna narkoba, Jamal (30), mengaku sudah beberapa tahun menggunakan narkoba.

“Saya pemakai saja. Saya dipenjara kurang dari tiga tahun. Saya di Malaysia hanya berkunjung ke tempat keluarga. Saya disuruh ketemu keluarga di Tawau, sebelumnya saya tinggal di Berau. Kalau makai sabu sudah lamalah, sudah kurang tahu berapa tahun. Saya makainya di sana (Malaysia). Saya ketahuan saat tes urine,” ujar Jamal.

Sementara itu, Roy (42), TKI asal Palopo, mengaku, sudah 20 tahun bekerja di perusahaan kelapa sawit di Kampung Paris Lahat Datu.

Roy yang dideportasi karena tersandung kasus narkoba mengaku sangat mudah mendapatkan sabu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Di sana juga senang dapat, sampai di camp orang jual. Sekali beli 20 ringgit, itu sekali pakai. Kadang makainya bisa tiga orang. Orang bilang kalau pakai kuat kerja, tapi memang kalau mau pikir balik tiada guna lah kalau pada masa pakai itu barang memang okelah kita kerja. Tapi kalau tiada, lemas kita," kata Roy.

"Saya ditangkap lepas gajian pergi ke bandar. Jam 6 checking kena sudah. Di tahanan Keke 1 bulan di PTS Tawau 1 bulan,” sambung Roy.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.