Kompas.com - 17/04/2014, 13:52 WIB
Lintasan KA tak berpalang di Kendal. KOMPAS.com/Slamet PriyatinLintasan KA tak berpalang di Kendal.
|
EditorCaroline Damanik

KENDAL, KOMPAS.com - Kecelakaan akibat tertabrak kereta api di wilayah Kendal Jawa Tengah diperkirakan meningkat tahun ini. Pasalnya, rel ganda di wilayah Kabupaten Kendal sudah dipakai, sementara lintasan kereta api yang tak berpalang pintu semakin bertambah.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal, Subarso, pada tahun 2013, ada 10 kecelakaan kereta api. Kecelakaan umumnya terjadi di beberapa lintasan yang tak berpalang pintu.

“Kalau tahun 2014 hingga bulan April ini sudah ada 4 kejadian. Saya kuatir, kecelakaan itu akan bertambah, karena lalu lintas kereta api semakin padat dengan adanya rel ganda ini,” kata Subarso, Kamis (17/4/2014).

Subarso menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk memberi palang pintu di lintasan yang tidak berpalang pintu. Pasalnya, ada puluhan lintasan yang tak berpalang pintu di Kendal sehingga rawan terjadi kecelakaan.

“Ada sekitar 41 lintasan kereta api di Kabupaten Kendal yang tak berpalang pintu. Ini sangat membahayakan,” ujarnya.

Subarso mengatakan, lintasan tak berpalang pintu kemungkinan juga akan terus bertambah. Pasalnya, banyak masyarakat yang tinggal di sekitar rel kereta api membuat lintasan sendiri untuk memperpendek jarak tempuh antara kampung yang satu dengan kampung lainnya.

“Lintasan-lintasan kecil yang melewati rel kereta dan dibuat oleh masyarakat desa semakin banyak ini juga sangat membahayakan. Kami akan melakukan penertiban,” tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain melakukan penertiban, lanjutnya, pihaknya juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, supaya jangan membuat lintasan "tikus" dan memilih jalan yang lebih aman meskipun harus memutar cukup jauh.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.